Harimanado.com – MANADO – Ketua Partai Golkar (PG) Sulut Christiany Eugenia Paruntu (CEP) telah bulat hatinya mengeksekusi permintaan DPP PG.
Untuk menyelamatkan wajah dan marwah beringin, CEP telah memutuskan posisi Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulut, James A Kojongian (JAK) di DPD 1 PG Sulut untuk dilucuti.
Keputusan telah diambil Selasa (26/1) di rapat terbatas pengurus DPD PG Sulut yang dipimpin CEP.
”Keputusan menonaktifkan melalui rapat terbatas dipimpin bu ketua,”kata Wakil Ketua Bidang OKK Feryando Lamaluta di gedung DPRD Sulut Rabu (27/1).
Putusan PG Sulut agak mengejutkan bagi JAK.
Adik ipar CEP ini, mengaku tak mengetahui telah dinonaktifkan dari jabatan Ketua Harian Partai Golkar Sulut.
Seharusnya gunakan mekanisme organisasi. Cek dan konfirmasi.
Dengan meminta klarifikasi terlebih dulu sebelum mengambil keputusan.
“Sampai saat ini, pengurus Golkar Sulut belum meminta klarifikasi kepada saya. Saya sangat menjunjung tinggi keputusan partai, tapi setidaknya partai memanggil saya hadir dalam rapat internal terbatas pengurus DPD I,” ungkap JAK.
Dikatakannya, apapun yang terjadi kepadanya dan keluarga, itu akan menjadi tanggung jawabnya.
“Semua ada konsekuensi. Peristiwa ini menjadi renungan batin bagi pribadi saya, istri saya dan semua yang terkait,” ungkapnya lagi.
Dia memastikan akan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang terjadi. “Saya berharap, proses ini bisa dilihat partai bukan sebagai kasus korupsi atau kejahatan berat. Ini bagian dari kehidupan saya. Partai harus membedakan mana urusan organisasi partai dan kehidupan pribadi,” sindirnya. (an1)















