
Upacara diikuti Wakil Wali kota dr Richard Sualang (RS) , Forkopimda Manado, Sekretaris Kota Manado Micler C.S. Lakat, para kepala SKPD Pemerintah Kota, para camat, para lurah, pimpinan BKSUA Manado, FKUB, FPK dan FKUB.
Andrei dalam memberikan amanat memperingati Hari Pahlawan menyampaikan, momentum peringatan hari pahlawan tahun ini agak berbeda lantaran kondisi pandemi C19.
Kita pewaris bangsa ini harus menjadikan nilai-nilai kepahlawanan sebagai inspirasi di setiap aktivitas. Kita terus berinovasi dan menjaga daya juang.
Andrei menyentil perbedaan harus jadi aset daerah. Baik perbedaan agama suku ras dan antargolongan. Tapi jangan sampai perbedaan menyebabkan perpecahan.
”Lidi kuat akan sulit dipatahkan. Kita harus lebih maju dari tahun sebelumnya,”ucap AA.
Setiap orang bisa jadi pahlawan di bidang apapun, bahkan bisa menjadi pahlawan bagi ekonomi keluarganya dan komunitasnya.
“Kita harus buktikan ke dunia bahwa kita bangsa yang kuat. Jadikanlah jasa pahlawan menjadi inspirasi bagi kehidupan kita masing masing ,” kata AA.
Selesai upacara, Wali kota bersama wawali ,Forkopimda serta para undangan dijamu sarapan pagi di Pendopo Kantor Walikota. (cw1)















