Kagum Kehebatan Muhammadiyah Sulut, Wagub VM Siap Bantu Panpel Milad 113 Muhammadiyah

MANADO,Harimanado.com- Ormas islam Muhammadiyah akan memperingati milad ke 113 pada 18 November tahun 2025.

Pengurus pimpinan wilayah Muhammadiyah (PWM) di Sulut tidak ingin ketinggalan semarakkan milad ke 113 dengan tema Memajukan Kesejahteraan Bangsa

Bacaan Lainnya

Panitia milad 113 Sulut yang dibentuk PWM Sulut diketuai M Sofyan dan sekretaris Yamin Mokohama bersama tim panitia langsung proaktif siapkan milad Muhammadiyah akan digelar pada Minggu (30/11/2025) di Manado.

Agenda pertama panitia audiens dengan Wakil Gubernur Sulut Dr Victor Mailangkay.
Sejam lebih panpel dan PWM Sulut dijamu di ruang kerjanya di lantai 3, Kantor Gubernur Sulut pada Rabu (5/11/2025)

Ketua panitia milad M Sofyan (kadis perikanan pertanian Manado) didampingi sekretaris panitia Yamin Mokohama (KUA Kec Tikala) menambahkan di milad ke 113, akan digelar beberapa kegiatan. Yang paling utama jalan sehat dan resepsi milad 113.

“Untuk jalan sehat masih sementara dimatangkan lokasi start dan finish. Untuk resepsi rencana digelar di hari yang sama di Graha Gubernuran atau Mapaluse. Untuk itu, di tengah efisiensi anggaran kami minta bantuan di resepsi nanti,”tandas M Sofyan diaminkan Yamin.

Delegasi panitia milad ke 113 disertai Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulut Masrur Mustamat didampingi Sekretaris PWM Ramly Makatungkang, Ketua PDM Manado Dr Radjab Jamali, Sekretaris PDM Manado Taufik dan tim panitia lainnya.

Masrur menjelaskan Muhammadiyah konsern dengan gerakan kultural di dunia pendidikan. Senantiasa istiqomah terhadap amal ma’ruf nahi munkar. Punya amal usaha di bidang ekonomi, perbankan, pendidikan dan sektor ekomomi lainnya. bangsa. Muhammadiyah ormas islam inklusive dan majemuk. Sangat terbuka dengan golongan dan agama manapun.

“Karena itu, banyak tokoh Muhammadiyah diminta menjadi menteri pendidikan di beberapa presiden seperti Malik Fajar, Bambang Sudibyo, Abdul Muti, Muhajir Effendy.

Masrur juga menjelaskan aset pendidikan Muhammadiyah lengkap dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA hingga dua perguruan tinggi di Manado dan Kotamobagu.

Wakil Gubernur Sulut Dr Victor Mailangkay SH kelihatan kagum dan terkesima menyimak kontribusi Muhammadiyah di Sulut. Wagub tidak hentinya mengapresiasi kiprah organisasi islam tertua dan terbanyak asetnya. Lebih khusus mendengar peran Muhammadiyah menjaga iklim pendidikan.

“Soal pendidikan Muhammadiyah memang terbaik. Kami ucapkan apresiasi atas kontribusi Muhammadiyah sebagai ormas yang konsen di dunia pendidikan,”tutur ketua Partai Nasdem Sulut ini.

Victor yang sangat matang di rimba politik dari Golkar, kemudian Partai Golkar dan terakhir berlabuh di Nasdem mengaku banyak andil para tokoh Muhammadiyah mencerdaskan generasi muda Sulut. Juga ikut membantu pemerintah menjaga rasa harmoni di tengah masyarakat yang plural.

“Terima kasih Muhammadiyah telah ikut berpartisipasi membentengi Sulut tetap aman nyaman. Sehingga Sulut sulit disulut,”katanya sambil tertawa.

Victor kemudian mengakui punya hubungan emosional dengan tokoh Muhammadiyah Sulut serta aktivis masa muda seperti Abdul Rasyid Hunta. Sofyan Mile, Marthen Taha, Gusnar Ismail, Rustam Akuba.

Terkait acara milad, Victor yang menganut Advent tidak ada kendala acara Minggu. Dia mengaku siap andai diperintahkan gubernur Sulut untuk melepas acara jalan sehat.

Mantan dosen Fak Hukum Unsrat itu sedikit membagi pengetahuan di dunia politik pemerintahan dan partai politik. Bahwa di manapun pimpinan tertinggi hanya satu. Baik di partai politik atau di pemerintahan.

Ketua partai atau gubernur wali kota atau bupati adalah pemimpin tertinggi di daerahnya. Yang lain mulai wakil gubernur, wakil wali kota dan wakil bupati serta pejabat ASN adalah pembantu yang berperan menjaga kebijakan pimpinan supaya berjalan. Membantu pimpinan mengawasi bawahan supaya berjalan sesuai reel.
“Mungkin itu yang membuat saya dipertahankan di sekretaris Partai Golkar. Sekretaris maupun wagub hampir sama perannya. Memberi rasa aman dan nyaman bagi pimpinan,”katanya.

Victor memuji manajemen kepemimpinan gubernur Sulut Yulius Selvanus. meski baru menjabat kepala daerah, YS bisa mengorganisir bawahannya mulai wagub, sekda dan kepala SKPD. Kemampuan analisis.

“Soal penguasaan seluk beluk daerah, baik di darat dan di udara, pak gubernur masih jauh hebat dibanding kita kita,”katanya.(ham)

Pos terkait