Harimanado.com- Ratusan pengunjung Cafe Tamang Bae di Desa Buyat Barat, Kecamatan Kotabunan, tempat mojok warga di Kotabunan.
Rata-rata usia milenial.
Selasa (22/9) malam itu, mereka sengaja datang, lantaran penasaran dengan nama
Om Edo, sapaan bakal calon bupati Boltim Drs H Suhendro Boroma MSi.

Om Edo diundang khusus pemilik cafe.
Dijadikan motivator di Acara Milenial Talk Series bertajuk “We Talks: Belajar Sukses Bersama Bang Edo”.
Om Edo membagi dinamika perjalanan karir sukses.
Berawal dari bawah sekali. Dari keluarga sederhana. Om Edo kecil harus bagi waktu.
Jualan kue ibunda setelah pulang sekolah.
Lantaran ditinggal selamanya oleh alm bapaknya saat masih belia.
Kerja ulet. Tekun belajar. Disiplin dengan tanggung jawab.
Menempa pengetahuan dan wawasan dari organisasi mahasiswa.
Termasuk nilai-nilai hidup dan prinsip yang dia junjung tinggi selama berkarir.
Mereka para mileneal terpukau. Samua mata memandang ke depan.
Menyimak kalimat motivasi calon nakhoda Boltim.
Om Edo ditemani tokoh Kotabunan dan Ratatotok Hi Kasim Mololontoh.
Menurut Direktur Jawa Pos Grup ini, untuk menjadi sukses, pintar saja tidak cukup. Tapi karakter seseorang juga menentukan. Salah satunya kejujuran.
“Seperti menjadi seorang direktur utama pada perusahaan besar seperti Jawa Pos Grup, dibutuhkan kualifikasi yang sangat banyak dan teruji. Pada akhirnya kecerdasan intelektual di nomor kedua. Yang paling pokok sesudah skill adalah kejujuran,”tutur Om Edo yang tampil elegan.
Mantan aktivis mahasiswa HMI dan KPMIBM itu menekankan nilai integritas.
Karena sekali cacat, sangat sulit untuk direcovery. Butuh waktu panjang. Tidak mudah meraih lagi kepercayaan.
“Di Jawa Pos saya alhamdulillah mampu menjaga itu. Jika para pemegang saham hilang kepercayaan itu sudah cukup bagi mereka untuk memecat seorang dirut,” katanya.
Om Edo pun memberikan motivasi agar generasi milenial Boltim memiliki karakter pekerja keras, jujur dan tekun. Karakter itulah yang bisa membawa seseorang menuju sukses. (hm)















