A-TIMES,JAKARTA- Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei elektabilitas partai politik terbaru. Hasilnya, PDIP di posisi teratas, Gerindra posisi kedua dan Golkar ketiga.
Survei ini digelar pada 26-30 Mei 2023 terhadap 1.230 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening. Survei dilakukan melalui panggilan telepon oleh pewawancara yang dilatih.
Pemilihan sampel dilakukan dengan metode random digit dialing (RDD). RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak.
Adapun margin of error survei +/- 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%.
Responden diberi pertanyaan: Jika, pemilihan anggota DPR diadakan sekarang ini, partai atau calon dari partai mana yang akan Ibu/Bapak pilih dari daftar partai berikut ini?.
“Pilihan partai berdasarkan survei terakhir, ada tiga partai yang sama persis PKB, NasDem, Demokrat betul-betul kompetitif, ada perbaikan untuk PDIP setelah turun cukup tajam di bulan April survei bulan April, ada kenaikan di awal Mei dan stagnan di akhir Mei,
Gerindra ada tren kenaikan ” kata peneliti utama Indikator Burhanuddin Muhtadi dalam konferensi pers secara virtual, Minggu, (4/6/2023).
Indikator Politik Indonesia mencatat elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berada di urutan teratas, disusul Capres PDIP Ganjar Pranowo dan Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan.
Rinciannya paling banyak 48,5 persen dari kelompok petani, peternak, dan nelayan. Kemudian 39,2 persen pemilih Prabowo dari kalangan buruh kasar atau pekerja informal. Lalu 38,4 persen dari kelompok wiraswasta; 38,8 persen ibu rumah tangga; 36,3 persen pemilih yang masih duduk di bangku kuliah.
“Prabowo unggul terutama pada kelompok petani, pendidikan rendah, pedesaan, dan selain wilayah Banten, Jateng, DIY, dan Kalimantan. Prabowo juga menguat terutama dari basis lamanya pada Pilpres 2019 yang lalu,” kata Bburhanuddin dalam acara daring, Minggu (4/5).
Untuk posisi calon wakil presiden (cawapres) elektabilitas Menteri BUMN Erick Thohir dan Menkopolhukam Mahfud MD naik dibandingkan dengan Menkoparekraf Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menurun.
Burhanuddin kemudian merinci, berdasarkan pertanyaan terbuka dan dipilih lima teratas, Erick mendapatkan suara teratas dengan 15,5 persen. Disusul RK 15,4 persen, Mahfud MD 13,4 persen, Sandiaga 13,1 persen, dan AHY 5,6 persen.
Erick paling banyak dipilih oleh pendukung Jokowi-Ma’ruf dengan perolehan suara 20 persen..(detik)
Hasilnya:
PDIP 20,7%
Gerindra 17,4%
Golkar 7,7%
PKB 6,0%
NasDem 6,0%
Demokrat 6,0%
PKS 5,2%
PAN 3,1%
Perindo 3,0%
PPP 2,0%















