BOLSEL- Warga Nahdlatul Ulama (NU) di Bolmong Selatan (Bolsel) tidak ingin melewatkan momen istimewa milad NU ke 96, (30/1) pekan lalu.
Peringatan hari lahir ormas Islam terbesar ini dihadiri Bupati Bolsel Hi Iskandar Kamaru, S.Pt dan Wakil Bupati (Wabup) Deddy Abdul Hamid.

Acara yang digagas Pengurus Cabang (PC) NU Bolsel dipusatkan di Desa Duminanga, Kecamatan Helumo. Tampak para tokoh NU, pimpinan ormas Islam seperti KAHMI, IKA PMII, GP Ansor, BKPRMI, Muhammadiyah dan organisasi pemuda lain.
“Sebelum Indonesia merdeka, NU adalah salah satu organisasi yang telah memberikan kontribusi nyata untuk mencapai kemerdekaan bahkan NU juga turut mengisi pembangunan di Negeri ini,” ucapnya.
Iskandar juga menjelaskan, Manhaj NU sesuai Tema Harla ke-96 yakni Kemandirian dalam berhikmat untuk peradaban Dunia.
Kata tokoh NU ini, peran NU jelas untuk meneguhkan Manhaj Ahlussunnah Wal Jamaah. Manhaj An Nahdliyah Aswaja dengan nilai-nilai Islami yang Tasamuh atau toleran.

“Tawasuthatay moderat, Tawajun atau seimbang dan Itidal atau tegak lurus. Untuk mewujudkan Islam yang Rahmatan Lil Alamin,”
Iskandar berharap, peran serta para kiyai, Ibu nyai dan santri NU untuk membangun masa depan Indonesia di era revolusi industri dan kompetensi global saat ini.
“Kita semua sudah melihat bukti bahwa NU sudah berperan besar dalam negeri ini. semangat toleransi dalam melawan segala bentuk radikalisme dan terorisme, agar terus bergerak dan berkontribusi untuk memperkuat kehidupan bangsa dan memajukan peradaban dunia,” pintanya.
Ia juga berharap kepada kader NU bisa menjadi pelopor bersama pemerintah untuk menyampaikan pentingnya menjaga protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19.
“Saat ini kita diperhadapkan dengan masalah Pandemi Covid-19 yang tak kunjung selesai, maka kami berharap kepada jami’ah NU agar bisa bersama-sama dengan kami untuk menjadi pelopor agar warga mau melakukan vaksinasi,” terangnya.
Ketua NU Bolsel Zulkarnain Kamaru menambahkan bahwa rangkaian acara harlah ada penyerahan 60 paket sembako. Dibagi rata ke 6 desa di Kec Helumo, Bolsel.
“Tiap desa mendapatkan masing10 paket sembako,”ujarnya.
Pembawa tausyiah Ustad Idrus usman sempat mengurai sejarah pendirian NU dan proses masuknya islam di Indonesia yang tidak pernah merubah nilai kebaikan yang sudah ada sebelum Islam masuk ke Nusantara.(cw02)















