MANADO- Konsep moderasi beragama Kementerian Agama harus gencar dikampamyekan oleh siapa saja. Dengan sasaran kaum muda dan mileneal.
Terkait dengan itu, Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Kementerian Agama-RI, lewat LP3 Citra Muda Insani Manado menggelar Dialog Kebangsaan Moderasi Beragama ddi Caffe Warkop Kemang, Boulevard 2 Sindulang-Manado, di kawasan pesisir pantai.
Dialog diawali Welcoming Speech dari Direktur LP3 Citra Muda Insani – Idham Zakaria, SE, MM. Disusul Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Manado – Irwan Musa, SE, M.Si.
Idham alumni FE Unsrat menyentil Maksud dan tujuan dari dialog dengan Tema : “Moderasi Beragama Perspektif, Islam – Kristen dan Yahudi di Kota Manado, sekaligus memberikan Apresiasi setinggi-tingginya kepada peserta dialog yang hadir sekitar 200an orang, rata-rata dari kalangan Muda-Milenial,
Irwan Musa, SE, MM, mengeksplorasi kearifan lokal kota Manado; “Torang samua Basudara”dalam konteks Kerukunan dan Toleransi.
Untuk Keynote Speech dan Sekaligus membuka Acara Dialog secara resmi via Zoom dari Jakarta Prof. DR. H.M. Adlin Sila, Ph.D, selaku Kepala Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Kementerian Agama-RI.
Admin menyampaikan pentingnya Moderasi Beragama untuk membangun bangsa secara spiritual dengan membentuk karakter pemeluk Agama yang penuh toleransi dan rukun.
Supaya akan terawat keutuhan berbangsa dan bernegara, di Negara Kesatuan RI.
“Saya berharap moderasi beragama bisa dijadikan acuan bagi kalangan muda dlm menyikapi perbedaan yang ada.
Moderasi beragama adalah bagaimana kita bisa tetap teguh dlm beragama dgn menghargai setiap perbedaan yg ada, menolak sikap kekerasan, dan menghargai kearifan lokal serta patuh pada hukum negara,”jelasnya.
Bertindak sebagai Narasumber mewakili 3 Agama yaitu Agama Islam; DR. Arhanuddin Salim, M.P,dI (Ketua Lakpesdam NU Manado), Agama Kristen; DR. FB Artur Gerung, M.Th (Wakil Rektor 2 IAKN Manado), dan Yusra Al-Habsy, SE (Ketua PW GP Anshor Sulut) yg diwakili Oleh Ismail Maga, S.Hi Selaku Sekretaris. Agama Yahudi; Rabbi Yaakov Baruch ( Pimpinan Synagoge Shaar HaShamayin, Minahasa)
Dialog berlangsung menarik, dipandu oleh moderator energik; AB. Rusli M,Pd-Dosen IAIN Manado.
Dialog makin hangat jelang tengah malam.
Sebagian besar peserta mahasiswa perwakilan dari IAIN Manado, IAKN Manado, dan organisasi Kepemudaan yaitu Gerakan Pemuda Ansor, Fatayat NU hadir juga organisasi pelajar IPNU dan IPPNU kota Manado.
Banyak pertanyaan yang diajukan oleh peserta, tapi bisa dijawab dengan tuntas oleh para Narasumber hingga memakan waktu sampai dengan Jam 01.00 dini hari.(*)















