Usai Makan Malam dengan OD, Suharso Sudah Kantongi Calon Ketua PPP Sulut, DP dan SP Baku Legowo

SERIUS : Syachrul Poli saat berbicara dengan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Ketum PPP Suharso Monoarfa di Kolongan, Minut akhir pekan lalu.
MANADO– Semua mata  politisi Muslim Sulut tertuju di Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) IX  Sulawesi Utara (Sulut).
Muswil PPP yang berlangsung Senin malam (25/5) menjadi seksi. Kelihatan ada adu kekuatan, lantaran incumbent Depri Pontoh masih suka memimpin lagi PPP Sulut periode kedua.
Informasi orang dalam PPP Sulut, nama DP menguat kembali saat pertemuan hari kedua lebaran di Boroko, Bolmut.  Alasan Depri ingin bertarung lagi, karena kepentingan pilkada Bolmong Utara 2024 dan keinginan DP berkompetisi di pemilihan legislatif DPRD Sulut.
“DP sudah pasrah tidak mau pimpin PPP, karena kekalahan di Pileg dan pilkada. Tapi, karena dorongan mayoritas DPW PPP Sulut serta signal dari DPP PPP, dia akhirnya mau maju lagi. Sebagian PPP Sulut minta dia maju karena ada gerakan sejumlah pengurus PPP Sulut dan DPC yang ingin maju ketua wilayah,” kata pengurus DPW PPP Sulut yang minta jangan disebut namanya.
Tanpa diduga, Syachrul Poli  (SP) menyatakan siap bertarung jika diberi signal DPP PPP dan penguasa Sulut. Beberapa kali bersua, di saat terakhir di lebaran ketupat senator Djafar Alkatiri, Alul sapaan akrab mantan anggota DPRD Sulut dua periode ini menyatakan akan bertarung.
“Siapa bilang Depri sudah dapat restu. Dan kita sudah diberi signal oleh yang di atas,” ujar SP di depan beberapa pengurus PPP.

DP pun awalnya anggap remeh. Tiba-tiba mulai proaktif. Saat Wahyudi Karaeng konsolidasi dengan beberapa DPC, DP hanya bereaksi biasa saja, tapi mendengar SP ingin merebut 01 PPP Sulut, bupati Bolmut dua periode ini bergegas ke Manado.

Info didapat, Jumat (22/5) akhir pekan lalu, selepas Subuh, DP meluncur ke Manado. Dia harus buru-buru ke Manado. Waktunya tidak panjang. Tujuannya  ke rumah Gubernur Sulut Olly Dondokambey. Kepentingan DP sudah jelas, minta dukungan dari gubernur Sulut sekaligus meminta bantuan meyakinkan Ketum PPP Suharso Monoarfa yang datang ke Sulut Sabtu pekan lalu.

Bacaan Lainnya

“Iya pak bupati pagi buta sudah ke Manado. Urusan bertemua pak gubernur Sulut,” kata orang dekat bupati.

Langkah cepat DP nyaris terlambat. Peluangnya kembali kuat, usai bertemu Olly.
Karena malamnya di kediaman pribadi Gubernur Sulut Olly Dondokambey di Kolongan, Minahasa Utara, Sahrul Poli turut hadir. Ka Alu sapaan akrabnya disebut-sebut telah berbicara empat mata dengan OD dan telah mendapat restu untuk maju bertarung di Muswil. Bahkan, Ketua PHBI Sulut itu bisa bersama-sama Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa yang malam itu juga mendapat undangan makan malam dari Gubernur Sulut.
“Iya Ka Alu dipanggil pak Gub dan Ketum Suharso untuk berbicara enam mata di meja makan tersendiri. Mereka berbicara agak lama. Sepertinya Gubernur OD telah memberikan restu kepada ka Alu untuk maju sebagai Ketua DPW dan itu dikatakan dihadapan Ketum. Kami selaku kader tentunya merasa hal itu positif,”beber kader PPP Sulut yang turut hadir di makan malam tersebut.
Sementara itu, Balon Ketua DPW PPP Sulut Sahrul Poli saat dikonfirmasi enggan mengungkapkan secara gamblang isi pembicaraan dirinya bersama OD dan Ketum PPP Suharso Monoarfa. Menurutnya, tak elok jika apa yang dibicarakan disitu seluruhnya ia katakan kepada wartawan dan publik. Hanya saja ia mengakui bahwa terjadi pembicaraan seputar dirinya akan maju sebagai Ketua DPW PPP Sulut di Muswil nanti.
“Sedianya tak bisa saya sampaikan kepada media (wartawan, red). Kamu saja menginterpretasi pertemuan tersebut. Saya malam itu mendampingi Ketum Suharso untuk menghadiri undangan makan malam pak Gub. Kami duduk di meja yang berbeda. Namun, selang beberapa waktu saya dipanggil untuk pindah ke meja makan pak Gub dan Ketum. Disitu kami berbicara bertiga. Dari situ anda sendiri sajalah yang mengamati seperti apa,”kelakar Poli kepada media ini, tadi malam.
Ia menambahkan, sejauh ini dirinya sangat siap untuk maju dan mengemban amanah sebagai Ketua DPW PPP Sulut. “Esok (hari ini, red) Muswil akan dibuka. Mekanisme pemilihan Ketua DPW itu di PPP tidak seperti pada umumnya. Peserta Muswil hanya memilih formatur, nanti formatur inilah yang akan menyusun dan menentukan siapa-siapa yang akan menduduki posisi Ketua dan struktur pengurus lainnya,”terang tokoh senior muslim Sulut itu.
Terpisah, Ketua DPW PPP Sulut Depri Pontoh mengatakan, Muswil DPW PPP Sulut alhamdulillah sudah rampung. Dalam pelaksanaan Muswil dirinya selaku ketua DPW PPP, memohon kepada seluruh pengurus DPW maupun DPC, jadikanlah Muswil ini untuk membesarkan partai, jangan sampai terjadi tarik-menarik, ada gontok-gontokan, kalau itu terjadi, itu riak-riak politik, tetapi pada akhirnya riak-riak itu dapat mempersatukan dan itu pertanda bahwa PPP itu solid.
“Sehingga kita semua berdoa, mudah-mudahan dalam rangka pelaksanaan Muswil yang sekaligus dihadiri oleh DPP PPP ini bisa berjalan dengan baik, bisa berjalan dengan lancar dan hasilnya dapat memuaskan seluruh pengurus dan kader PPP.
Kalau ditanya kepada saya secara pribadi, saya memang diajak oleh teman-teman, karena kapasitas selaku ketua DPW dan selaku incumbent. Ketika ini berkembang saya sampaikan selaku warga negara sebagai warga PPP dan memenuhi syarat, saya siap maju,”tegas Bupati dua periode itu, kemarin saat diwawancarai wartawan.
Lanjutnya, ptapi di sisi lain ia akan lihat juga kondisi, sepanjang tidak terjadi tumpang tindih antara teman-teman kader partai yang lain. Kalau ada kader partai yang punya keinginan maju sebagai calon Ketua DPW, kita duduk bersama, kita bicarakan dengan baik, sehingga akan terjadi pemilihan yang sangat luar biasa dan tidak akan terjadi pecah belah. Kata dia, ditanya soal kabar bahwa dukungan kepadanya sudah bulat dari seluruh DPC, Depri menepisnya. Menurutnya sampai hari ini DPC masih berjalan normatife.
“Kalau mereka yang ke sini, bukan berarti mereka mendukung, tetapi sebatas silaturrahim. Jangan ada prasangka, kehadiran DPC di Bolmut sengaja dikumpul untuk kepentingan pemilihan ketua DPW. Tetapi pada hari raya yang kedua dan ketiga, saya dalam kapasitas sebagai ketua DPW, mereka bersilaturrahim. Sampai hari ini belum ada yang resmi menyatakan sikap untuk maju sebagai bakal calon ketua DPW, nanti di sana akan dipanggil siapa yang bersedia. Yang pasti mempunyai kemampuan, keinginan, silahkan mendaftar, yang penting sebagai warga negara Indonesia dan warga PPP,”tandas Pontoh.(rom/fjr)

Pos terkait