Harimanado.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut berupaya memenuhi seluruh kebutuhan dalam rangka program perangkat daerah. Namun terbatas pada kemampuan keuangan daerah.
Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Sulut dalam rapat paripurna DPRD dalam rangka pengambilan keputusan atas Ranperda APBD Perubahan Sulu 2021, Rabu (15/9).
“Meski begitu, tekad Pak Gubernur, kemampuan keuangan daerah bukan jadi tameng untuk kita berlindung, bukan pelarian,” ujar Wagub.
Akan tetapi, lanjutnya, tetap harus tunjukan output dan out come, dan harus dirasakan oleh masyarakat. “Sehingga kita harus lakukan penyesuaian,” tandasnya.
Dalam pelaksanaan ke depan sekitar tiga bulan, dirinya berharap eksekutif dan legislatif akan terus koordinasi dan sinergitas saling mendukung, sambil mengawal jalannya program dan kegiatan yang telah ditetapkan.
“Tiga bulan ini bukan waktu yang lama. Sesuai UU pada November kita harus membahas APBD 2022.
Saya yakin selama dua tahun ini DPRD sudah menunjukkan kapabilitas dan kemampuan dalam bekerja dalam konteks legislasi, keuangan, maupun pengawasan sesuai tugas kita masing-masing,” tutupnya. (An1)















