Harimanado.com.MANADO- Demonstrasi damai aksi mahasiswa se Sulut di gedung DPRD Sulut, menuai aib, Rabu (25/9) sore
D4B07B94-B9AE-4EDF-B896-D00F746EEF4ESelain menelan korban pemukulan aparat, ada juga korban pemukulan pejabat eselon 2 Pemprov Sulut.
Dalam video yang beredar seorang pejabat teras DPRD Sulut ketangkap kamera ikut melakukan represi kepada seorang aktivis.
Oknum yang mengenakan kemeja putih dibalut celana hitam tiba-tiba memukul dengan kepalan tangan kanan
Beruntung aksi berbau premanisme ini tak berlanjut, karena langsung dicegat aparat.
Komite Pimpinan Wilayah Partai Rakyat Demokratik (PRD) mengecam keras aparat dan oknum ASN dalam menyikapi aksi mahasiswa Rabu kemarin.
Ketua PRD Sulut Jim R Tindi menilai aksi di DPRD Sulut murni gerakan moral dalam menolak RUU KPK, RUU KUHP, dan beberapa Rancangan Undang-undang yang tak selaras dengan agenda rakyat.
“Ada provokasi oknum ASN yang berdiri di Pagar DPRD,”tandasnya.
Olehnya kata mantan politisi Gerindra ini mendesak polisi mengusut oknum diduga Pejabat yang melakukan pemukulan terhadap mahasiswa.
”ini merupakan tindakan barbar yang tak layak dilakukan oleh seorang pegawai eselon dua Eselon,”kecam Tindi via rilis.
Seperti diketahui aksi gabungan mahasiswa Unsrat, IAIN Manado, Politeknik dan organ ekstra HMI PMII IMM GMKI dan lainnya berakhir panas.
Aparat membubarkan massa dengan kekerasan.(ian/hm)
Dalam bidep















