Harimanado.MANADO- Untuk pertama di Sulut, pasien PDP (pasien dalam pengawasan) telah menimggal dunia, Sabtu (28/3) pukul 23.30 WITA.
PDP ini adalah anggota Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Minahasa Tenggara yang meninggal Sabtu (28/3) malam.
“Iya yang bersangkutan tetap dalam status PDP, karena ada riwayat perjalanan dari daerah dengan transmisi lokal,”kata Jurubicara Satgas Covid 19 Sulut dr Steven Daendel tadi sore.
Almarhum sempat diisolasi di RSU Kandouw. Saat test pertama, melalui rapid test dinyatakan negative. Dilakukan swab test untuk tenggorokan, namun hasilnya belum ada dari Litbangkes.
“Kematian diduga disebabkan karena infeksi bakterial dan sepsis, karena gejala dan tanda klinisnya mengarah ke situ,”tambahnya.
Untuk pemakaman, kata Steven, dilakukan sesuai standar PDP.
“Sebagai PDP maka proses pemakaman, memakai standars untuk PDP,”katanya.
Dugaan PDP yang dikenal tokoh masyarakat salah satu organisasi besar di Mitra ini sempat dibuatkan status salah satu dokter di Manado.
Melalui akun FB, sang dokter menceritakan ada sahabatnya, wafat jelang dini hari. Dia mengaku dikabarkan oleh istri almarhum.
Proses pemakaman dilakukan seperti orang positive. Jenazah sudah dimandikan dan dikafani dari RSU.
Waktu pemakaman, tidak banyak yang hadir. Hanya kerabat dekat yang hadir. Di liang lahat pun hanya anak, ponakan dan menantu.(hm)















