Banggar Pertanyakan Pengelolaan Keuangan di PD Pasar

Jeane Laluyan
Jeane Laluyan

Harimanado.com, MANADO – Tak henti-henti sorotan DPRD terhadap kinerja PD Pasar Manado. Dalam rapat evaluasi APBD 2019, Rabu (8/7), Pada Pasar menjadi bulan-bulanan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Manado. Dalam rapat tersebut, Dirut dan Dirum dicecar banyak pertanyaan.

“Saya sebenarnya malas membahas angka. Karena saya lihat situasi yang ada di PD Pasar itu sangat berpolemik untuk masyarakat. Apa lagi covid sekarang,” kata Anggota DPRD Jeane Laluyan. Tahun 2019, kata dia, otomasi sudah terealisasi dan sudah ada utangnya. Dia mengaku, sebenarnya tidak enjoy pada saat menerima PD Pasar dengan membawa hasil bahwa ada utang.

Bacaan Lainnya

“Saya penasaran apa sebenarnya yang dilakukan PD Pasar. Saya sarankan apabila PD Pasar tak mampu kelola keuangan dengan baik, harusnya diberi kewenangan ke pihak ketiga yang mampu menyetorkan PAD,” tandasnya.

“Saya tanda tanya pengelolaan keuangan di PD Pasar seperti apa,” tanya Laluyan.

Ditambahkan Anggota Banggar, Jane Sumilat, dalam rapat itu tim banggar hanya meminta data 2019.

Jane Sumilat
Jane Sumilat

“Karena saya lihat di dalam pencapaian pendapatan, ada Rp 32 Miliar sekian. Pengeluaran untuk pembiayaan tidak langsung atau belanja pegawai sebesar Rp 30 Miliar sekian. Maka dari itu, presentase antara pendapatan dan pengeluaran besar sekali. Makanya saya minta data berapa lapak, tokoh yang lanjutkan sewa menyewa, berapa pasar yang menjadi pendapatan dari PD Pasar,” paparnya.

Dirinya juga bersama Banggar ingin melihat efisiensi penggunaan anggaran untuk gaji. “Untuk apa tunjangan besar tapi tak maksimalkan anggaran di PD Pasar,” sesalnya. (An1)

Pos terkait