Harimanado.com, MANADO – Persoalan puluhan karyawan PD Pasar Manado yang dirumahkan, terangkat dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Manado dan TAPD, Rabu (8/7). Selain itu juga, Banggar meminta direksi membeber satu persatu gaji mereka. Menurut Dirum PD Pasar, gaji direksi beda-beda. Karena ada tunjangan. Untuk gaji dan tunjangan Dirut PD Pasar disebutkan sekira Rp 70 Juta perbulan, Dirum 29 Juta.
Untuk direksi yang berjumlah 4 orang ditotal gajinya Rp 152 juta perbulan. Badan Pengawas 3 orang perbulan Rp 42 juta. Dari pemaparan tersebut, Wakil Ketua DPRD Manado Nortje Van Bone menyarankan jikalau bisa ini menjadi imbauan agar ada kebijakan direksi mengurangi gaji mereka untuk karyawan.
“Misalnya, kalau direksi gajinya 20 juta, coba dikurangi 5 juta supaya bisa dibagikan ke karyawan agar tak ada yang dirumahkan,” kata Van Bone. Hal itu berangkat dari evaluasi Banggar terkait anggaran di PT Air dan PDAM. “Di PT Air dan PDAM lakukan seperti itu memangkas gaji pimpinan dan diberikan ke karyawan. Supaya tak ada yang diberhentikan.
Walaupun memang tagihan rekening air hanya dibayar Rp 12 ribu. Sedangkan pelanggan yang ada 24 ribu. Itu menjadi acuan motivasi untuk kami tim Banggar sampaikan hal ini pada PD Pasar,” kata Van Bone. Anggota DPRD Jeane Laluyan juga mengaku berempati dengan puluhan karyawan PD Pasar yang dirumahkan.
“Saya apresiasi PT Air tidak ada pengurangan pegawai. Mereka menata segala sesuatu dengan baik. Artinya, mungkin mereka tidak menerima gaji sesuai dengan apa yang jadi hak mereka. Saya berharap situasi itu terjadi di PD Pasar,” ungkapnya. Dirinya juga mengaku sangat kritis. Apa lagi kalau ada masyarakat yang keluhkan terutama karyawan yang diberhentikan.
“Padahal sudah lama kerja karyawan itu. Kenapa gaji direksi tidak dipotong saja. Saya hanya berempati. Apa lagi saya dapat info sudah 3 bulan tak terima gaji. Ada apa di PD Pasar? Kami mecari solusi bukan cari masalah,” pungkasnya. (An1)















