Banyak Terpapar Judi Online, Kemenag Sulut Kampanye Basmi dari Madrasah  Hingga  Sholat Jumat

Harimanado.com.MANADO—  Pecandu judi online (judol)  Indonesia ada di semua kalangan. PPATK lembaga yang memiliki data transaksi keuangan telah mengungkap ada 1000 anggota DPR sampai DPRD terpapar judol.

Isu ini seketika meledak. Isu skandal megakorupsi di PT Timah dan Antam langsung meredup, berganti dengan judol.

Bacaan Lainnya

“Kita juga harus antisipasi dan mencegah jangan sampai ada dari kalangan kementerian agama kedapatan ikut main judi online,”kata Kakanwil Kementerian Agama Sulut Hi Sarbin Sehe di sela sela webinar peran Komite Madrasah Jumat (28/06) pagi.

Olehnya, sebelum terlambat jauh, Kementerian Agama Sulut akan ikut mengkampanyekan perang terhadap judi online dan judi lainnya.

Sekolah di lingkungan Kemenag Sulut melakukan kampanye mengingatkan kepada orang tua sekitar tentang bahaya judol.

“Kalu bisa setiap madrasah membuat semacam kampanye perang terhadap judol ditaruh di depan sekolah,”katanya.

Selain kampanye di lingkungan sekolah, bisa juga dilakukan di mimbar masjid. Para pimpinan jamaah meminta para khotib sholat Jumat  untuk membawa materi bahaya terhadap judol.

“Setiap khotib kami telah mintakan untuk tema khotbah sentil judi online dan judi off line,”tandas Kasie Pendidikan Agama Islam Hi Yusra Mantau.(ham)

 

 

 

 

 

Pos terkait