Harimanado.com- Guna mencegah masalah di setiap tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Manado memberi ‘imune’ kepada jajaran di bawahnya.
Salah satu ‘imune’ adalah melaksanakan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Penanganan Pelanggaran Pada Pemilihan Kepala Daerah.

Kegiatan digelar selama tiga hari di Hotel Sheraton Fourpoints kawasan Mantos sejak Kamis (30/07).
Fasilitator yang terlibat selain Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado, akademisi, juga BAWASLU Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Pokok gagasan yang dituangkan dalam Bimtek tersebut perihal, Peraturan BAWASLU yang berupa konflik administrasi, netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), netralitas Penyelenggara, Kode Etik, bahkan Potensi Pidana Pemilu.
Kata Ketua Bawaslu Kota Manado Marwan Kawinda saat ini dalam proses Pengawasan. Bawaslu fokus pada tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit).
“Namun terkait hal tersebut, kami dari BAWASLU Berkendala dalam bidang SDM yang minim,”ucapnya.
Memang kata pengacara, Bawaslu agak kewalahan. Lantaran Panwaslur hanya satu personil di setiap kelurahan.
Mereka wajib mengontrol Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang menyesuaikan dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Manado sekira 979.
“Untuk itu, kami membuka Posko Aduan di tiap Panwascam agar dapat membantu masyarakat sekitar, dan meminimalisir Teknis SDM BAWASLU dalam proses Tahapan Pemilu,” ujar pimpinan divisi hukum tersebut.
Kemudian, Marwan menegaskan dan menghimbau kepada seluruh Masyarakat Nyiur Melambai agar dapat berpartisipasi dalam konteks Pengawasan Pemilu baik secara bertatap maupun via daring media sosial.
“Kita perlu bersinergi dalam mengawasi pelanggaran pemilu, apalagi terkait Netralitas ASN dan Penyelenggara harus kita pantau terus 9lewat Medsos, karena isu ini paling sensitif dan harus ditindaki,” tegasnya.
Adapun, peserta Bimtek hanya diperuntukan bagi Panwascam saja, tidak kemudian melibatkan banyak orang melebihi kapasitas, karena situasi masih mengantisipasi penyebaran virus, dan masih mematuhi Protap Kesehatan Covid-19.(afik)















