MANADO- Bank Indonesia Provinsi Sulut tak hanya melulu atur lalulintas moneter.
Masalah sampah ikut diperhatikan. Khususnya sampah di bibir pantai Kota Manado.
Agenda bersih bersih sampah BI Sulut, dapat dukungan Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Pariwisata Manado.
Lokasi yang dipilih kawasan pantai Malalayang Manado atau Malalayang Beach Walk (MBW) Mari Jo Bekeng Bersih Sapu Pantai,Sapu Laut.
Dari BI dihadiri Deputi Senior Bank Indonesia Destry Damayati,Kepala Perwakilan Bank Indonesia Andry Prasmuko, Wali Kota Manado Andrei Angouw, Sekkot Micler Lakat Rabu(9/8/2023).
Sebelum bersih sampah diawali sosialisasi pilih sampah.
Destry Damayanti mengungkapkan Sulut memiliki kekayaan alam luar biasa baik. Dari laut, kuliner gunung yang indah.
“Semua harus dijaga bersama serta kolaborasi untuk peningkatan perekonomian daerah,”katanya.
Kegiatan bersih bersih sampah di kawasan MBW melibatkan siswa SD GMIM Paniki 2, Talawaan Minut, Advent, Santha Theresia X, mahasiswa Unima, Unsrat hingga serta Forum Jurnalis Perempuan Sulut(FJPI) yang dipimpin Ketua FJPI Susan Palilingan dihadiri anggota dan pengurus lainnya.” Aksi ini sebagai bentuk kepedulian kita dan kebersihan lingkungan, kesehatan dan juga mendorong pariwisata Sulut,” katanya.
Andry Prasmuko aksi ini sebagai bentuk dukungan Bank Indonesia bagi kemajuan pariwisata Manado dan Sulut .”Mari kita jaga kebersihan fasilitas pariwisata termasuk laut kita dengan begitu tamu yang datang lebih banyak dan berdampak pada perekonomian daerah ,” pungkas dia.
Andrei Angouw mengecek lokasi MBW bersama Deputi Senior Bank Indonesia Destry Dmayanti, pimpinan BI Sulut Andry Prasmuko,sekot Manado Micler Lakat.(lyp)















