BOLSEL- 20 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) langsung turun ke lapangan. Mereka mendengar langsung aspirasi masyarakat dalam bentuk reses, akhir pekan lalu.
Mereka menyebar di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.
Untuk Dapil II Kecamatan Posigadan dan Tomini sejumlah anggota DPRD dipimpin Wakil Ketua DPRD Hartati Badu, bersama Ketua Komisi II Zulkarnain Kamaru, Wakil Ketua Komisi 1 Jelfi Djauhari, Obin Pakaya, Harson Mooduto, dan Iam Kasiaradja. Lokasi reses di Desa Manggadaa, Selasa (15/2/2022).
Para wakil rakyat mendengarkan usulan dan program maupun kendala yang hadapi di setiap masyarakat baik itu pemerintahan pembangunan dan kemasyarakatan
Ketua Komisi II Zulkarnain Kamaru dari PDI-P mengatakan, reses ini merupakan agenda terpenting setiap tahun, untuk berdialog serta bertatap muka secara langsung antara wakil masyarakat di dapil masing-masing.
“Nantinya semua usulan yang di sampaikan kami akan tampung semua tanpa terkecuali, dan akan bahas bersama dengan jajaran DPRD lainnya,” kata Zulkarnain
Ia menambahkan semua aspirasi akan dituangkan dalam E-POKIR (Pokok-pokok Pikiran) dan dibahas di setiap komisi sesuai usulan masyarakat. Ada yang diprioritaskan dan yang paling diutamakan untuk kebutuhan masyarakat.
“Semua usulan yang paling mendesak itu diprioritaskan dan akan dibahas bersama dan disepakati oleh anggota DPRD yang lain. Tapi disesuaikan dengan anggaran yang ada cukup atau tidak untuk di masukkan program tahun berjalan,”sebut ZK sapaan Akrabnya.
ZK menambahkan pembatasan program lantaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) terpangkas sekira Rp77 miliar akibat Covid-19.
Dia meminta rakyat jangan berkecil hati. Sambil berharap pandemic Covid-19 ini segera berakhir.
‘Agar usulan program baik itu di bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, sosial dan kemasyarakatan akan bisa terwujud sesuai apa yang kita harapkan bersama,”kata ZK.
Selanjutnya Wakil Ketua Dewan Hartati Badu, dari Partai Golkar menyampaikan usulan ini akan ditindaklanjuti dengan instansi terkait. Semua keluhan dan usulan dan masukan dari masyarakat akan disesuaikan dalam Musrembang bersama pemerintah kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel)
“Kami akan mengundang dinas-dinas yang terkait untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD mencari solusi yang terbaik atas permasalahan tersebut yang menjadi kendala,” tutur Hartati.
Jelfi Djauhari Dari Partai Nasdem menjelaskan dalam agenda reses apa yang disampaikan oleh semua masyarakat akan tampung dan pastinya akan dirapatkan bersama semua anggota DPRD.
“Masyarakat di setiap desa bersabar menunggu hasil selanjutnya dari reses ini, memang anggaran APBD Bolsel sendiri ada pengurangan anggaran (Refocusing) lantaran Pandemi Covid-19 ini yang menjadi sedikit kendala dalam proses pembangunan baik itu infrastruktur dan berbagai sektor lainnya,”katanya.
Hal yang sama juga disampaikan Obin Pakaya dari Partai Nasdem.
“Kami sebagai wakil rakyat khususnya dapil II Posigadan-Tomini akan terus mengawal aspirasi ini sampai ke tingkat pemerintah daerah.
“Kalau untuk kepentingan masyarkat secara umum kinapa tidak direalisasikan,”tandas Obin
Reses yang dimoderator Irwan Sakula dihadiri Camat Posigadan Harmin Manoppo dan jajaran, para sangadi bersama perangkat, BPD, tokoh pemuda tokoh agama, dewan Pakar DPRD Yolan Maksum, Sekretariat DPRD serta masyarakat.(cw02)















