FJK Duduk di DPRD Manado Karena Suara Rakyat, Demokrat Seenaknya PAW

Franseska J Kolanus

Harimanado.com – Partai Demokrat telah memutuskan berhentikan dan lakukan pergantian antar waktau (PAW) terhadap Anggota DPRD Manado Franseska Julia Kolanus (FJK).

Tindakan Partai Demokrat itu dikecam ribuan pendukung FJK di daerah pemilihan (Dapil) Kecamatan Sengkil-Mapanget.

Bacaan Lainnya

Selvie Ruintang, warga kecamatan Singkil mengaku kecewa dengan Demokrat. Sebab tidak menggambarkan partai mengutamakan kepentingan warga kecil seperti yang digaung-gaungkan mantan Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Ini politik kotor. Kami sangat mengecam gaya seperti ini. Partai Demokrat Manado melakukan PAW secara sepihak terhadap FJK,” kata Ruintang.

Dia mengaku FJK duduk di kursi DPRD karena dipercayakan, diberi mandat dan dipilih masyarakat.

“Jangan seenaknya main pecat dan PAW begitu. Dan berikan kursi ke orang lain. Kami minta keadilan. Berikan kembali suara kami,” tegasnya.

Sama halnya dengan Tomy Moniaga, warga di dapil Singkil-Mapanget. Dia mengutuk keras sikap pimpinan Daemokrat Manado yang seenaknya main pecat FJK tanpa alasan yang mendasar.

“Dengan begini, kepercayaan kami pada Partai Demokrat hilang. Masa lantaran Pilwako hak kami dirampas,” sesalnya.

Menurutnya, jika alasan hanya soal pilkada dan karena FJK adalah adik ipar Wali Kota Manado, itu sangat tidak wajar. Dan seharusnya tidak dilakukan.

“Padahal kami turut memberi sumbangan suara kepada Partai Demokrat saat pileg 2019. Sekarang partai ini membalas dengan PAW seenaknya dan merampas suara kami? Ini sangat miris,” ucapnya. (An1)

Pos terkait