Fraksi Golkar Sorot APBD Sulut 2021 Lebih Besar dari RAPBD 2022

Sekretaris Fraksi Partai Golkar memberikan pemandangan fraksi terhadap Ranperda APBD 2022 Sulut dalam rapat paripurna, Kamis (4/11).

Harimanado.com-Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Sulut menyoroti APBD 2022 dari segi pendapatan belanja maupun pembiayaan daerah.

Secara keseluruhan berjumlah Rp 4.018 triliun sekian, dibandingkan dengan APBD 2021 sesudah perubahan yakni Rp 4.543 triliun sekian, mengalami penurunan. Sehingga FPG pertanyakan apa sebabnya.

Bacaan Lainnya

“Dengan catatan, hal ini berimplikasi pada pembiayaan pembangunan. Justru di 2021 covid 19 tinggi. Sehingga pengaruhi ekonomi secara keseluruhan.

Walaupun diakhir 2021 menunjukan trand penurunan,” kata Sekretaris FPG, Inggried Sondakh saat membacakan pemandangan fraksi dalam rapat paripurna, Kamis (4/11).

Khusus PAD 2022 sebesar Rp 1.714 triliun sekian. Tapi, dibandingkan PAD 2021 Rp 1.413 triliun sekian, mengalami peningkatan.

“Walaupun memang masih dalam perencanaan,” pungkasnya.

FPG juga telah mencatat bahwa antara pendapat daerah dan belanja daerah mengalami surplus sebesar Rp 190.718.058.253.

Selain itu, dicermati dari penjabaran Ranperda APBD 2022, ada hal-hal yang perlu dapat perhatian dan penjelasan oleh eksekutif.

“FPG berpandangan hadirnya APBD berjumlah Rp 4 triliun sekian bertujuan untuk membangun kesejahteraan rakyat Sulut.

Diharapkan pemerataan pembangunan secara wilayah yang terdiri dari 3 kluster pembangunan. Masing-masing kluster Minahasa Raya, Bolmong Raya dan Nusa Utara dengan berkelanjutan,” katanya.(An1)

Pos terkait