Laporan Syaiful Tontoli,
Bolaang Uki, Bolmong Selatan
SEMUA berawal dari keliling di pekarangan rumah. Sekadar untuk refreshing bagi Sekretaris Daerah (Sekda) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Marzanzius A. Ohy SSTP sebelum atau setelah pulang kantor. Ternyata dari sanalah terbersit ide manfaatkan lahan di belakang rumah.
Setelah semua siap, Ohy mulai tanami rica di pekarangan luas di belakang rumah di Desa Toluaya, Kecamatan Bolaang Uki

Setiap hari Ohy amati pagi dan sore usai pulang. Ternyata tumbuh baik. Apalagi dipupuk di lahan yang cocok untuk rica.
Setelah beberapa lama, panglima ASN Bolmong Selatan merasa kurang kalau hanya rica. Terbesit olehnya tanaman buah yang cepat tumbuh.Dipilihlah semangka dan melon. Kedua buah itu hampir serumpun.
“Ide memberdayakan lahan kosong ini muncul di Desember tahun 2021 dan pelan pelan mulai melangkah di awal Januari 2022 kemarin sampai sekarang, saya mulai hobi membudidayakan berbagai macam tanaman di belakang rumahnya,”tutur Ohy yang berkeringat sehat saat ditemui, Jumat sore (29/4/2022).
Ohy menceritakan ke media bahwa setelah berbulan bulan menanam, perkebunan pribadinya mulai kelihatan hijau. Ada tiga tanaman yang berdampingan. Karena alasan itu sekda bertubuh gempal ini beri nama perkebunan miliknya dengan “Riselon Tuloaya Farm”. Riselon itu akonim dari rica, semangka dan melon.

Sore itu Ohy kelihatan bahagia melihat tanaman tumbuh sesuai harapan. Kaos dongker yang dikenakan mulai basah keringat sore. Birokrat muda ini menjelaskan awal mula lahan tidur miliknya mulai dilirik.
Di akhir 2021, ide ini muncul di kepala Arfan. Bertepatan di akhir masa pandemic covid-19. Kesibukan di luar belum banyak. Lebih banyak di rumah jika pulang kantor. Dia lebih sering keliling rumah. Melihat pohon dan tanaman sekitar. Suasana hati Ohy jadi tenang. Pikiran jadi plong. Lantaran tiap hari, keluarlah ide memanfaatkan lahan kosong. Maka mulailah dia berkebun. Apa yang dilakukan Ohy mulai dirasakan.Batinnya lebih terasa ringan usai pulang kantor memandang Riselon tumbuh.
“Untuk teman teman terutama kawula muda ayo semangat bertani sekarang jamannya kaum muda petani milenial, jangan gensi jangan kendor bertani ayo kita bersama sama menghidupkan kembali lahan tidur yang begitu banyak yang ada di Bolsel,”ajaknya.
Kata Arfan, selain membawa manfaat ekonomi dan kesehatan, gerakan menanam ini adalah visi dari Bupati Bolsel, yaitu membangun kembali lahan tidur di wilayah bolsel serta salah satu program yang dicanangkan bupati lewat Dinas Pertanian, seperti tanaman piral (pisang, rica dan lemon) yang buming kemarin pada saat panen perdana di Desa Botoliodu kec.Tomini.
Setelah tanam Riselon Sekda Bolsel melihat pekarangannya masih terlihat kosong. Dia pun mulai mencoba menanam bibit Ketimun dan umurnya saat ini sudah mencapai 26 hari.
Langkah Arfan sudah ada pejabat ASN yang tiru. Beberapa kepala dinas meniru hobi Sekda bolsel ini, dan telah melakukan penanam di kebun mereka masing masing bahkan ada juga yang menanam persis di pekarangan mereka.
Sebahagian dari kepala dinas dan ASN Bolsel ini lebih memilih menanam bibit buah melon serta semangka.
“Menurut mereka tanaman ini masih baru di Bolsel, serta masa panen yang lumayan cepat sekitar 2 bulanan sudah panen,”kata Sekda Bolsel.
Arfan menamabhakn buah semangka dan melon ini, bulan depan tepatnya 25 Mei akan panen perdana sesuai dengan umur tanaman tersebut. Hari ini pun sudah terlihat contoh buah melon serta semangka yang lumayan besar seperti bola Tenis, Tambahnya.
Sebagai informasi untuk anggaran menanam 1800 bibit pohon rica, 500 bibit semangka dan 300 bibit melon sekitar 10 jutaan dari awal pembibitan pupuk dan perawatan.(Saiful)















