Stok Aman Namun Harga Mahal, Disperindag Bolsel Lakukan OPM

BOLSEL- H-3 jelang lebaran Idul Fitri 1433 H, yang jatuh pada Senin (2/005/2022) Bupati Bolmong Selatan (Bolsel) Iskandar Kamaru SPt memberikan arahan harus jaga ketahanan stok bahan pokok.

Instruksi Bupati Kamaru ditindaklanjuti Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Bolsel  dengan menggelar pasar murah. Tidak tanggung  tanggung, operasi pasar murah (OPM) digelar di 4 titik. Kegiatan OPM di setiap pasar dan toko toko, Rabu (27/4/2022)

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang perindustrian Bolsel Nabila Moha mengatakan, OPM hanya stabilisasi harga bahan pokok, mengingat setiap menjelang Idul Fitri kenaikan harga selalu terjadi.
Bapok yang sensitive di antaranya minyak goreng hingga kebutuhan bahan pangan pokok lain menjelang Lebaran. Nabila menyampaikan harga OPM untuk minyak goreng,Rp 21 ribu /liter, gula pasir dengan harga,Rp 13.500 /Kilo. Beras 2 merpati, Rp 52 ribu /5 Liternya, Terigu,Rp 10.500 /kilo gramnya, telur ayam,Rp 45 ribu /bakinya dan terakhir untuk mentega Rp 10 ribu /200 gramnya.

Hal itu sesuai dengan yang tercantum pada Undang-undang (UU) 23 tentang Otonomi Daerah. Disebutkan bahwa salah satu kewenangan daerah adalah menggelar operasi pasar untuk stabilisasi harga.

Pemkab berharap OPM akan membantu kebutuhan warga di saat daya beli warga Bolsel turun. Ini tercermin dari stok bahan pokok tetap tersedia dan terkendali, hanya saja harga di wilayah bolsel mengalami kenaikan yang cukup bervariasi.

Adapun empat titik lokasi yang tersebar di Kab Bolsel yaitu Desa Nunuka raya, Desa Tolutu,Desa Milangodaa dan yang terakhir Desa Molibagu.

Untuk wilayah Posigadan dan sekitar akan diagendakan kembali setelah survei harga bahan pokok.

“Jika telah mengantongi harga bahan pokok di Posigadan, pihaknya akan melaksanakan pasar murah di wilayah Posidagan,”katanya.

OPM ini terlaksana berkat Disperindag Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Karena Bolsel masuk program pasar murah Provinsi Sulut.(ipul)

Pos terkait