Imam Masjid di Minahasa Selatan Sangat Mendukung Pembubaran FPI

Sejumlah Imam Masjid di Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulut

Harimanado.com – Ketegasan pemerintah yang membubarkan dan melarang aktivitas Front Pembela Islam atau yang lebih dikenal FPI, mendapat dukungan penuh oleh para Imam Masjid di Minahasa Selatan (Minsel) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Sangat mendukung sikap tegas pemerintah yang membubarkan dan melarang kehadiran FPI,” ungkap Imam Mesjid Al Ikhlas Desa Molinouw Kecamatan Tengah Minsel, Ahmad Khadir.

Bacaan Lainnya

Dia pun mengajak agar masyarakat menghormati putusan pemerintah tersebut.

Senada disampaikan Imam Masjid Babussalam Desa Pinaesaan Kecamatan Tompasobaru Minsel, Lukman Pada. Dia mengaku sangat mendukung putusan bersama Menteri Dalam Negeri, (Mendagri), Menteri Hukum dan Ham (Menkumham), Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Jaksa Agung, Kapolri dan Kepala BNPT yang melarang kegiatan dan aktivitas dari FPI.

“Kita harus hormati putusan tersebut. Dan saya mengajak mari kita jangan terpancing dengan berita-berita hoax,” ajaknya.

Seruan yang sama juga disampaikan Imam Masjid Al Kahfi Pondang Kabupaten Minsel, Abdulrahman Tawaa, Imam Mesjid Al Mujahidin Desa Blongko Kexamatan Sinonsayang Minsel, Sabri Marafil, Imam Masjid Abd Rahman Bin Auf Tumpaan Baru Kecamatan Tumpaan Minsel Hamka Harun, Imam Masjid AH-Musabirin Desa Tumpaan Baru Kecamatan Tumpaan Minsel, Hendra Mariama, Imam Masjid Al Akbar Tumpaan Minsel, Ali Puabengga dan Imam Masjid Al Hikmah Matani Najib Durand.

Mereka sangat mendukung apa yang dilakukan pemerintah yang membubarkan FPI dan melarang segala aktivitasnya.

“Sanga mendukung sikap tegas pemerintah. Jadi, apa yang telah diputuskan itu, haruslah kita hormati. Dan yang terpenting kita semua tidak terpancing dengan berita-berita hoax,” tutur para Imam Masjid itu. (vis/an1)

Pos terkait