Isu: Calon Nasdem Sulut dan Manado Dikocok Ulang, Ini Nama Penggantinya

Harimanado- Isu kocok baru berhembus dari markas Slipi. Kantor DPP Partai Golkar. Ada informasi pertemuan tiga partai besar.

Tujuannya mengalahkan kekuatan petahana di pemilihan gubernur Sulut.

Bacaan Lainnya

Isu terbaru, untuk mematahkan duet incumbent Olly Dondokambey-Steven Kandouw

tiga partai besar akan kocok lagi calon gubernur Sulut.

“Saya dapat informasi pertemuan hamper pasti minggu ini. Yang akan dipimpin Surya Paloh di Jakarta,”kata sumber kepada koran ini, Senin (10/8).

Singkat cerita kata pengurus berdarah kawanua, Ketum Surya Paloh dan Airlangga Hartarto dan ketua DPP PD akan mematangkan ulang siapa calon gubernur Sulut. Termasuk bupati serta wali kota Manado.

Yang mengejutkan Partai Nasdem sudah menawarkan nama Benny Mamoto dan Felly Runtuwene atau alternatif Vicky Lumentut.

“Tadi pak Sekjend informasikan kembali. Pertemuan sudah hamper final. Tapi berubah nama calon gubernur yang ditawarkan Nasdem,” tutur sumber yang minta Namanya disimpan.

Saat dikejar alasan kocok baru. Si sumber mengaku VAP sedang hadapi tekanan. Apalagi hasil survei beberapa Lembaga survei tidak ngangkat tinggi.

Memang survei LSI KCI Denny JA (April 2020) sebagai bukti.

Elektabilitas VAP 3,3 persen dari 800 responden. CEP masih unggul tipis. Meraih 9,3 persen, di bawah Olly Dondokambey sebesar 62 persen.

“Kenapa mengganti dengan Vicky lantaran surveinya 4,5 persen di atas VAP. Vicky juga penguasa Kota Manado. Dengan jumlah pemilih 300 ribu,” katanya.

Andai skema ini benar diakomodir. Konstalasi pasangan di pilkada Manado ikut berubah.(SELENGKAPNYA EDISI CETAK HARIAN MANADO, SELASA)

Namun, peluang Nasdem mendapatkan tiket ke Pilwako Manado agak sulit. Bermodalkan 5 kursi, Nasdem butuh Perindo (2) dan PSI (1).

Perindo sendiri sudah koalisi dengan PDIP di Pilgub Sulut. Pun halnya DPP PSI. Ketua umum Grace Natali menyatakan dukung ODSK.

Peneliti senior LSI-KCI Ikrama Masloman memberi analisis bahwa OD-SK begitu kokoh. Dia ibaratkan elektabilitas OD seperti matahari tunggal.

Program OD mengena. Membuat dia sangat disukai. Terbukti kata Ikrama, dari 800 responden 90 persen kenal OD dan 91 persen disukai. OD hanya bisa didekati Elly Lasut. Dengan tingkat popularitas 75 persen tapi kesukaan 73 persen.

“Untuk mengalahkan petahana, masih bisa. Asalkan ada sesuatu yang luar biasa. Ada program yang luar biasa. Atau incumbent buat kesalahan fatal,” kata putra Jaton ini, saat di Aston.

Dia juga menyentil, di Manado OD mendapat lawan sebanding. Terbukti, di Manado OD hanya meraih 50 persen kemenangan. Vicky lebih dominan, meski tidak melampaui OD.

“Tersisa 5 bulan menjelang pencoblosan, Elektabilitas Petahana akan bertahan jika sentimen positif terhadap kinerja terjaga. Suara kompetitor masih berpotensi naik jika ada kenaikan popularitas dan strategi politik yang tepat dalam menjangkau pemilih yang luas,” tuturnya.(hm)

 

Pos terkait