Harimanado.com, BITUNG–Kabar gembira bagi masyarakat Sulut khususnya bagi masyarakat Kota Bitung, Laboratorium PCR (polymerase chain reaction) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bitung akan mulai melakukan pemeriksaan sampel swab. Direktur RSUD Bitung dr Pitter Lumingkewas, kepada Harian Manado memastikan bahwa laboratorium RSUD akan mulai memeriksa sampel swab paling lambat Jumat (10/7) besok.
Menurut Lumingkewas, semua peralatan yang dibutuhkan telah terpasang dan siap dioperasikan, bahkan tenaga medis, utamanya tenaga dokter ahli yang akan mengoperasikan alat ini bersama tenaga medis pendukung pun telah siap melaksanakan tugas mereka.
โSemua peralatan sudah ready, juga dokter Patologi Klinis sudah siap. Saat ini, kita tinggal menunggu arahan Dinas Kesehatan Provinsi Sulut untuk memulai pemeriksaan sampel. Informasi yang kami terima, pemeriksaan akan segera dimulai paling lambat hari Jumat (10/7, besok ), sedangkan untuk sampel dari daerah mana saja yang akan diperiksa disini itu menjadi kewenangan Dinkes,โ ujar Lumingkewas.
Beroperasinya Laboratorium PCR RSUD Bitung saat ini memang saat dibutuhkan oleh masyarakat Sulut untuk membantu Laboratorium PCR Dinkes Provinsi Sulut di Kota Manado yang saat ini sedang melayani ribuan sampel yang berasal dari sebagian wilayah Indonesia Timur dan dari kabupaten/Kota di Sulawesi Utara. Karena banyaknya sampel yang harus diperiksa, hasil tes pun harus menunggu hingga kurun waktu seminggu bahkan lebih.
Lumingkewas pun berharap, dengan beroperasinya laboratorium PCR ini, Pemeriksaan PCR untuk SARS-COV 2 (TCM GeneXpert) dengan Program ๐๐ฃ๐ ๐ฟ๐๐ฎ ๐ฆ๐ฒ๐ฟ๐๐ถ๐ ๐๐ผ๐บ๐ฝ๐น๐ถ๐ RSUD Bitung bisa diwujudkan bagi pasien yang suspek (diduga) Covid-19 baik karena Rapid Diagnostic Test (RDT) Reaktif maupun PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Oleh karenanya, hingga saat ini, pihaknya terus melakukan Pemantauan dan evaluasi agar operasional laboratorium ini benar-benar optimal.
โKeberhasilan penanganan Covid-19 bukan hanya pada Jumlah Kasus Covid19 yang rendah tapi juga pada kemampuan melakukan pemeriksaan sampel dengan baik, baik sampel darah melalui RDT maupun sampel Swab melalui PCR,โ pungkasnya. (gus)















