Harimanado.com, MANADO— Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara amat menyadari peran media massa. Apalagi di era digital, informasi amat cepat dan berlimpah.
Supaya saling menguatakan, Bawaslu Sulut melakukan rapat Kordinasi Penguatan Kelembagaan Bawaslu Sulut bersama Media Massa. Acara selama dua hari Minggu – Senin digelar di The Sentra Hotel Manado.
Kegiatan rakor dihadiri sekaligus dibuka Kordiv Bidang Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu RI, Lolly Suhenty SSos MH.
Ketua Bawaslu Sulut, Dr Ardiles Mewoh dalam sambutan mengatakan sinergitas yang terjalin baik antara Bawaslu dan pekerja media telah berdampak positif pada pelaksanaan Pemilu di Sulawesi Utara. “Sukses pelaksanaan Pemilu dan Pilkada di Sulawesi Utara tak lepas dari peran positif media,” terangnya.
Komisioner Lolly Suhenty SSos MH, tidak henti-hentinya memuji kegiatan Bawaslu Sulut yang baru pertama kali di Indonesia.
“Sulut menjadi salah satu provinsi rawan tertinggi dalam penyelenggaraan Pemilu dari 5 provinsi berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) tahun 2024. Nah, untuk tingkatkan kepercayaan, salah satunya merawat untuk terbuka memberikan informasi. Kegiatan yang dilakukan ini sangat bagus dan Sulut yang pertama melakukannya,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa Bawaslu terbuka dan silahkan mengkritik untuk kemajuan pengawasan Pemilu. “Dalam kegiatan ini Bawaslu telah melakukan pencegahan sesuai amanat Undang Undang 93 tentang kepemiluan. Saya harap media massa punya kritik, jangan sungkan sampaikan kepada Bawaslu,” ujar Lolly.
Lolly juga menyampaikan agar penyelenggara tidak baperan, tipis telinga, kuat mental terhadap kritik dan kesigapan dalam bertindak. “Ini sesuai dengan tagline Bawaslu, ‘Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakan Pemilu’. Ayo semua pihak mendukung pengawasan pelaksanaan Pemilu. Kami yakin, keterlibatan pengawasan oleh media akan menghasilkan Pemilu yang berkualitas,” tutupnya.(*)















