Ketua KPU Sulut Sebut Pemilu Arena Konflik Terlembaga, Begini Penjelasannya

Ketua KPU Sulut Medy Tinangon di seminar

Harimanado.com,MANADO– Ketua KPU Sulut Meidy Tinangon mengurai hakikat demokrasi dalam bingkai Pemilu 2024.

Pemaparan Medy dilontarkan di Rapat Fasilitasi dan Pembinaan Penguatan Ideologi Kebangsaan dan Wawasan Kebangsaan yang digelar Direktorat Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri melalui kerja sama dengan Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANAS RI), di Aula Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Utara, akhir pekan lalu

Bacaan Lainnya

Tinangon memaparkan materi Demokrasi dan Wawasan Kebangsaan: Pemilu 2024 sebagai Sarana Integrasi Bangsa.

Tinangon mengatakan Konsep ideologi kita bermuara pada Pancasila. Ideologi dipahami sebagai sistem nilai. Dijadikan azas pendapat memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup dalam konteks berbangsa dan bernegara.

Kemudian Tinangon juga menjelaskan prinsip pemilu dan ideologi bangsa serta wawasan kebangsaan memiliki keterkaitan erat, pada aspek Pemilu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dilandasi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

‘’Berbicara tentang pemilu sebagai sarana Integrasi tak lepas dengan tantangan-tantangan yang mengancam integrasi. Seperti diketahui bahwa pemilu sebagai arena konflik yang terlembaga, dimana setiap kekuatan politik berkompetisi akan berpotensi adanya gesekan-gesekan baik di dunia nyata dan dunia maya. Selain itu adanya politik identitas dan pertarungan ideologi, hoax dan ujaran kebencian serta politik transaksional”, ungkap Tinangon. Ia juga

Menambahkan tahapan pemilu 2024 dan kegiatan tahapan yang sedang dilaksanakan oleh KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se- Sulawesi Utara.

“KPU Sulut mengajak setiap ormas untuk berpartisipasi aktif dalam mensukseskan setiap tahapan pemilu, menjaga persatuan bangsa di tengah perbedaan, mari mewujudkan pemilu sebagai sarana integrasi bangsa,” tegasnya.

Narasumber lain, tenaga ahli bidang ideologi LEMHANAS RI, Albertus Magnus Putut Prabantoro, Kepala Bagian Kesbangpol Sulut Fery Sangian dan Anggota Bawaslu Sulut Zulkifli Densi serta perwakilan Direktorat Polpum Kemendagri(*)

 

Pos terkait