MANADO- Polda Sulut makin mawas diri guna antisipasi kerawanan di Pemilu 2023. Sesuai tahapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut masa kampanye akan berlangsung awal November 2023.
Olehnya, Kapolda Sulut Irjen Pol Drs Setyo Budiyanto mengundang stakeholders terkait seperti KPU Sulut, Bawaslu Sulut dan institusi lainnya di ruang Tribata Polda Sulut, Jumat (13/10/2023).
Kapolda Sulut Irjen Pol Drs. Setyo Budiyanto memimpin langsung Rapat Koordinasi, dalam sambutannya Budiyanto menyampaikan bahwa pelaksanaan Rakor Lintas Sektoral ini merupakan tindaklanjut dari kegiatan yang telah dilaksanakan di Jakarta oleh Mabes Polri yang kemudian mengarahkan satuan Polda di seluruh Indonesia untuk sungguh-sungguh dalam mengamankan pemilu 2024.
“Untuk itu kita perlu menginventarisasi masalah-masalah di pemilu sebelumnya agar tidak terjadi di Pemilu 2024, ada 3 hal yang patut diantisipasi jelang pemilu ini yakni kesiapan, pelanggaran dan juga keamanan, hal ini untuk menekan potensi kerawanan pemilu 2024” tegas Budiyanto.
Ketua KPU Sulut Kenly M. Poluan tampil sebagai narasumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024.
Poluan menjelaskan mengenai tahapan Pemilu yang sedang berlangsung diantaranya verifikasi administrasi dokumen persyaratan calon sementara hasil pencermatan Rancangan Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Provinsi sampai 18 Oktober 2023. Kemudian penetapan DCT pada 3 November 2023. “Saat telah memasuki tahap pertama pengadaan logistik dimana dalam pengaplikasiannya telah menggunakan sistem informasi logistik yang mengatur mulai pada pengadaan hingga pendistribusian pada hari H”, ungkapnya.
Poluan juga mengharapkan momentum ini dapat semakin mempererat komunikasi dan koordinasi antara lembaga/instansi pemerintah maupun stakeholder terkait agar dalam pelaksanaan pemilu 2024 nantinya dapat berjalan dengan baik aman dan terkendali.
Turut hadir sebagai narasumber Ketua Bawaslu Sulut, Kabag Ops Binda Sulut, Pwk BMKG, Pwk Satuan Polisi Pamong Praja dan lainnya.(*/hm)















