Kita on the track” tutur Ketua KPU Manado, Jusuf Wowor, sebelum ke Jakarta
Kata Jusuf, semua dokumen diverfak. Terutama ijazah.
Kordinator Divisi Teknis, Mohammad Syahrul, mengatakan, untuk ijazah diteliti di lembaga pendidikan terakhir saat bakal calon tamat.
Khusus izajah, tim KPU Manado berbagi lokasi.
Ada yang keluar Manado. Seperti Balon Paula Runtuwene, lantaran S3 dari Perancis, maka diVerfak di Dikti.
“Demikian juga pasangan Harley Mangindaan, kami verfak hingga ke Universitas Hassanudin, Makassar,”ujar mantan Ketua JPPR.
Sedangkan balon lain seperti dr. Richard Sualang dan Andre Angouw, Mor D Bastian dan Hanny J Pajouw. Juga Sonya S Kembuan hanya masukkan ijazah lulusan Manado.
“Kebanyakan tidak harus keluar daerah dan untuk memastikan benar tidaknya balon pernah mengecap pendidikan di situ,”tambahnya.
Koor Divisi Parmas dan SDM KPU Manado Ismail Harun menambahkan hasil
verfak ijazah para balon, akan dikuliti baik-baik.
“Kami komisioner sudah berbagi jadwal.Saya di Manado saja,”katanya.(tr21)