Ikrama: Di Manado OD Dibayangi Vicky
Harimanado.com-Skenario ‘KO’-kan petahana di pemilihan gubernur Sulut terus dikencangkan.
Yang merancang masih tiga don partai yang sama.
Para don melihat ada cela kalahkan incumbent Olly Dondokambey-Steven Kandouw.
Rumus paling sakti harus kocok kembali calon gubernur Sulut 2020.

Kata sumber pengurus salah satu DPP, para petinggi Partai Nasdem, Partai Golkar dan Partai Demokrat matangkan di Jakarta, Selasa (11/8) atau Rabu (13/8).
“Saya dapat informasi pertemuan hampir pasti minggu ini. Yang akan dipimpin Surya Paloh di Jakarta,”kata sumber kepada koran ini, Senin (10/8).
Singkat cerita kata pengurus berdarah kawanua, Ketum Surya Paloh dan Airlangga Hartarto dan ketua umum DPP PD akan menata calon gubernur Sulut, bupati serta wali kota Manado.
Yang mengejutkan Partai Nasdem sudah menawarkan nama selain Vonnie A Panambunan (VAP).
Nama itu di antaranya GS Vicky Lumentut (GSVL), Benny Mamoto dan Felly
Runtuwene.
Dari sekian nama itu, Vicky Lumentut paling berpeluang.
“Tadi pak Sekjend informasikan kembali. Pertemuan sudah hampir final. Tapi berubah nama calon gubernur yang ditawarkan Nasdem. Katanya nama Vicky Lumentut,” tutur sumber yang minta Namanya disimpan.
Saat dikejar alasan kocok baru. Si sumber mengaku VAP sedang hadapi tekanan.
Apalagi hasil survei beberapa Lembaga survei tidak ngangkat tinggi.
Sebut saja Minggu kemarin, survei LSI KCI Denny JA (April 2020).
Elektabilitas VAP 3,3 persen dari 800 responden. CEP masih unggul tipis.
Meraih 9,3 persen, di bawah Olly Dondokambey sebesar 62 persen.
“Kenapa mengganti dengan Vicky lantaran surveinya 4,5 persen di atas VAP. Vicky juga
penguasa Kota Manado. Dengan jumlah pemilih 300 ribu,” katanya.
Untuk posisi papan dua atau calon wakil gubernur masih sama. Hak pertama diberi ke DPP PG.
Nama yang disodorkan Christiany E Paruntu (CEP).
Kemungkinan CEP bisa berubah. Andai
kata bupati Minsel ini menolak, maka diserahkan ke DPP PD.
“Untuk posisi calon wakil, diserahkan kesepakatan PG dan Partai Demokrat,” tuturnya bersemangat.
Andai skema ini benar diakomodir. Konstalasi pilkada Manado ikut berubah.
Permintaan DPP Nasdem, JPaulina A Runtuwene (JPAR) harus batal maju. Posisi istri Vicky akan diganti Victor Mailangkay.
Untuk pasangan calon wakil, kemungkinan tetap Harley Mangindaan.
“Sudah ada informasi pak Victor akan ke Jakarta. Dia dipanggil dengan Vicky ke Jakarta tadi sore,” katanya.
Namun, peluang Nasdem mendapatkan tiket ke Pilwako Manado agak sulit. Bermodalkan 5 kursi, Nasdem butuh Perindo (2) dan PSI (1).
Perindo sendiri sudah koalisi dengan PDIP di Pilgub Sulut. Pun halnya DPP PSI. Ketua umum Grace Natali menyatakan dukung ODSK.
“Untuk pilgub Sulut sudah final. Pak Harry Tanoe setuju koalisi dengan PDIP di Sulut. Dan kemungkinan sampai di tujuh kabupaten dan kota,” kata Hendrik K Luntungan.
Peneliti senior LSI-KCI Ikrama Masloman memberi analisis bahwa OD-SK begitu kokoh.
Dia ibaratkan elektabilitas OD seperti matahari tunggal.
Program OD mengena.
Membuat dia sangat disukai.
Terbukti kata Ikrama, dari 800 responden 90 persen kenal OD dan 91 persen disukai.
OD hanya bisa didekati Elly Lasut. Dengan tingkat popularitas 75 persen tapi kesukaan 73 persen.
“Untuk mengalahkan petahana, masih bisa. Asalkan ada sesuatu yang luar biasa. Ada program yang luar biasa. Atau incumbent buat kesalahan fatal,” kata putra Jaton ini, saat di Aston.
Dia juga menyentil, di Manado OD mendapat lawan sebanding.
Terbukti, di Manado OD hanya meraih 50 persen kemenangan. Vicky lebih dominan, meski tidak melampaui OD.
“Tersisa 5 bulan menjelang pencoblosan, Elektabilitas Petahana akan bertahan jika sentimen positif terhadap kinerja terjaga.
Suara kompetitor masih berpotensi naik jika ada kenaikan popularitas dan strategi politik yang tepat dalam menjangkau pemilih yang luas,” tuturnya.(hm)















