Pemkab Bolsel Perketat Perbatasan, Pemeriksaan Surat Vaksin Segera Diberlakukan

Harimanado.com-Bupati Bolmong Selatan (Bolsel) Haji Iskandar Kamaru belum puas dengan perkembangan program vaksinasi daerahnya.

Sebab, tidak sedikit desa yang capaiannya masih di bawah 50 persen.
Tak ayal, untuk mendongkrak persentase vaksinasi di Kabupaten Bolsel sesuai harapan, dalam waktu dekat Pemkab akan memberlakukan aturan ketat. Salah satunya, pemeriksaan surat vaksin di pintu-pintu perbatasan.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan Bupati Haji Iskandar Kamaru saat memimpin rapat bersama para Kepala Desa (sangadi) se-Bolsel, di Lapangan Futsal Kawasan Perkantoran Pemkab Bolsel, Panango, Bolaang Uki, Selasa (26/10).

Berangkat dari persoalan tersebut, Bupati Iskandar kembali meminta sinergitas antara Polres Bolsel dan instansi teknis lainnya untuk memperketat wilayah perbatasan.

“Tidak boleh melintas jika tidak ada surat vaksin. Lima hari mendatang, aturan ini akan diberlakukan. Saat ini kita berikan kesempatan untuk melakukan sosialisasi di desa-desa,” tegasnya.

Bupati menegaskan, instansi pemerintah dalam setiap pelayanannya harus menanyakan surat vaksin.

“Jangan layani sebelum mereka memperlihatkan surat vaksin. Ini demi kebaikan kita semua,” tegasnya lagi.

Diketahui, sesuai hasil evaluasi bupati, kendala-kendala yang dihadapi di desa cukup bervariasi.

“Ada kelompok masyarakat yang menganggap vaksin haram. Dan beberapa diantaranya percaya dengan berita hoax tentang vaksin,” ungkap Sangadi Tolotoyon Ramdan Makalalag.

Kondisi yang berbeda juga terjadi di Desa Nunuk. Menurut Sangadi Musanif Bonde, animo masyarakat untuk vaksinasi begitu besar. Tetapi seringkali tidak kebagian jatah.

“tidak semua masyarakat terakomodir sampai stok vaksin di titik pelaksanaan habis. Banyak masyarakat desa yang ikut vaksin saat itu. Sehingga banyak masyarakat Nunuk tidak kebagian.

Jadi kami sarankan pelaksanaan vaksinasi ini baiknya digelar di tiap desa. Agar masyarakat bisa terakomodir semuanya,” katanya.(ail)

Pos terkait