Harimanado.com-28 Oktober merupakan Hari Sumpah Pemuda. Di tahun ini, meski masih dalam masa pandemi covid, namun peringatan tersebut tetap dilakukan.
Sebab menurut Ketua DPRD Provinsi Sulut, dr Fransiscus Andi Silangen, itu menjadi perekat bangsa ini masih berlangsung.
“Bahwa kita ini ada satu kesepakatan dari pendiri bangsa ini bahwa kita bangsa yang dalam satu kesatuan terhimpun dalam NKRI,” kata Silangen.
Kesepakatan ini, kata politisi PDI Perjuangan asal Nusa Utara itu, harus dijaga.
“Makanya diperingati supaya generasi yang akan datang, apa lagi sekarang bonus demografi adalah strata orang usia produksi akan meningkat. Jadi mesti diingatkan kesatuan dan persatuan,” terangnya.
“Sebab kalau tak ada, maka negara ini bisa bubar. Makanya tujuan menjadi negara yang maju harus ada kesatuan dan persatuan,” sambungnya.
Dia ingatkan agar semua elemen harus pegang komitmen kesepakatan pendiri bangsa. Dan perlu ada pemahaman yang moderasi beragama.
“Supaya bisa bersikap tak berlebihan, tak kurang. Itu yang dibutuhkan,” tutupnya. (An1)















