Pemprov Sulut Miskin Birokrat, Terbukti 11 Kadis/Kaban Dijabat Plt

MANADO— Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw (ODSK) terbilang sukses menata birokrasi pemerintahan.

Hanya saja, duet sejati ini seperti mengalami kesulitan sumber daya pejabat karir.

Bacaan Lainnya

Banyak jabatan eselon dua setara kepala dinas dan kepala badan alami kekosongan. Lantaran para pejabat memasuki usia pension.“Ada sebanyak 11 jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) dan Pelaksana Harian (Plh),”kata Sekprov Sulut Dr Steve Kepel.

Kata Kepel, proses pengisian pejabat definitif masih terus berjalan. Salah satunya tahapan asesment pejabat.
Gubernur Olly Dondokambey beberapa waktu lalu berjanji, pengisian pejabat definitif di belasan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) paling lambat Juli.
“Pengisian (pejabat definitif) paling lambat bulan Juli. Dilakukan serentak,”ujarnya, pekan lalu.

Adapun 11 jabatan kosong terdiri dari pimpinan Tinggi Pratama itu yakni Plt Dinas Kependudukan Catatan Sipil dan Keluarga Berencana dijabat Denny Mangala yang juga Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sulut.

Plt Kepala Dinas  Ketahanan Pangan dijabat Praseno Hadi, Plt Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dijabat Syaloom Korompis, Plt Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan dijabat Steve Tuegeh, Plt Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dijabat Elvira Katuuk, Plt Badan Pendapatan Daerah dijabat June Silangen, Plt Dinas Pertanian dan Peternakan dijabat Nova Pangemanan.
Plt Badan Pengelola Perbatasan Daerah dijabat Djemy Gagola, Plh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Daerah dijabat Deicy Paath, Plt Dinas Pendidikan Daerah dijabat Steve Kepel dan Plt Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah dijabat Rahel Rotinsulu.(lyp)

 

Pos terkait