PENGEMBANGAN TERNAK SAPI DI MINAHASA MASIH BERSIFAT TRADISIONAL

Sapi ternak di Minahasa

PENGEMBANGAN sapi potong kenyataannya masih didominasi oleh sistem pemeliharaan induk-anak (pembibitan). Pola ini  sebagai penyedia bakalan (cow calf operation) atau dikenal dengan istilah CCO.

Sistim CCO adalah suatu program dengan hasil yang dicapai pedet atau sapi bakalan.

Bacaan Lainnya

Pengembangan tersebut dapat dinyatakan sebagai usaha peternakan rakyat yang dicirikan dengan pemilikannya berskala kecil yang dikembangkan secara ekstensif.

Permasalahan peternakan sapi potong di Minahasa masih dilakukan secara tradisional dan belum berwawasan lingkungan. Sapi potong dikembangkan oleh sebagian besar petani peternak

dengan cara digembalakan di lahan pertanian. Selain itu, pengembangan usaha ternak sapi potong dilakukan dengan cara turun-temurun dari nenek moyangnya.

Solusi yang ditawarkan oleh dosen Fakultas Peternakan adalah dilakukannya pemberdayaan terhadap petani melalui

kelompok peternak sapi di Minahasa. Tujuan pemberdayaan adalah meningkatkan pengetahuan petani dalam manajemen usaha peternakan sapi potong yang berdaya saing dan berwawasan lingkungan.(*)

Pos terkait