MANADO-Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) tanpa berdampingan dengan rakyat tentu terasa hampa. Begitu pula sebaliknya. Karena itu, silaturahmi antara TNI-AD dengan segenap komponen bangsa harus terus dibina supaya terjalin hubungan lebih harmonis.
Tahun politik turut menjadi perhatian pimpinan TNI-AD. Terutama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa walau banyak tantangan yang dihadapi bersama.
Pangdam XIII/Merdeka diwakili Asisten Teritorial (Aster) Kolonel Inf Idris Soemantri Roni SIP berpesan, janganlah karena berbeda pilihan politik membuat kita yang bersaudara ini menjadi terpecah karena kepentingan politik sesaat.
Dikatakan Aster Kasdam XIII/Merdeka, komunikasi sosial dengan komponen bangsa lainnya, menjadi sebuah upaya TNI-AD menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Supaya ke depan kita dapat terus bersinergi dan bersama-sama membangun bangsa demi kesejahteraan rakyat.
Terlebih membantu kesulitan yang dialami rakyat di masa pandemi Covid-19. “Semua ini demi terciptanya cita-cita nasional, yaitu terwujudnya masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur,” kata Aster Kasdam XIII/Merdeka.
Dia melanjutkan, pembinaan komunitas ini juga dimaksudkan menjabarkan tujuh program prioritas dan kebijakan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) tahun anggaran 2020 bidang pembinaan teritorial.
Dengan begitu diharapkan TNI-AD bersama segenap komponen bangsa dapat mewujudkan rasa cinta tanah air, peningkatan wawasan kebangsaan, peningkatan bela Negara, maupun partisipasi membina pertahanan Negara.
Pembinaan komunitas tersebut menghadirkan pemateri yaitu Pabandya Bakti TNI Kodam XIII/Merdeka Letkol Inf Drs Masgen Abas, dan Pabandya Komsos Kodam XIII/Merdeka Letkol Inf I Ketut Pande.
Peserta kegiatan terdiri dari Komunitas Diving, Perbakin, Forum Komunikasi Pecinta Alam, Komunitas UMKM, Media Massa, juga Red Army Tomohon.(rry)















