Harimanado.com, MANADO— Warga persyarikatan Muhammadiyah Sulut merayakan puncak syukuran Milad Muhammadiyah ke 111 akhir pekan lalu.
Puncaknya disyukuri di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Sabtu (9/12) malam. Pagi sebelumnya ribuan warga Muhammadiyah termasuk organisasi otonom (ortom) ikut serta jalan sehat. Jalan sehat dilepas Wali Kota Manado Andrei Angouw. Peserta star dari kampus Unimman di Lawangirung eks Hotel Biteya, finish di Kawasan Marina Plaza.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutan melontarkan pujian kepada Muhammadiyah. Kontribusi Muhammadiyah sangat nyata. Misalnya saat menangani covid-19 bisa berjalan baik. Muhammadiyah dalam memelihara toleransi antara umat beragama patut diapresiasi.
“Toleransi bukan sekedar kata-kata, tapi tercermin dalam tindakan nyata sehari – hari. Memperkuat jembatan kerukunan antar umat beragama,” lanjutnya.
Acara milad dihadiri Ketua Umum DPP Muhammadiyah Dr Haedar Nashir. Para pejabat Pemprov Sulut dan petinggi organisasi Muhammadiyah.
Gubernur berpesan menjaga terus kerukunan dan menghindari perpecahan sebab Sulut merupakan laboratorium kerukunan.
“Kita jaga terus. Kalau ada riak-riak sedikit saya rasa tidak bisa dipungkiri, tapi peran serta pimpinan umat, FKUB serta para tokoh yang selalu bekerja bersama-sama sehingga tuntas secara musyawarah,” tukasnya.
OD sapaan akrabnya meminta Muhammadiyah tak Lelah untuk menjaga terus kedamaian sehingga berdampak ke kehidupan sosial, serta budaya mapalus berjalan terus. “Tetaplah solid, dan sulit untuk di Sulut,” imbaunya.
Tak lupa pula, Gubernur menyampaikan Pemprov Sulut akan membantu kegiatan Muhammadiyah sebesar Rp 1 miliar pada tahun depan.
“Selamat hari lahir Muhammadiya ke-111. Semoga Istiqomah, menebarkan kedamaian bagi siapapun dimanapun dan kapanpun berada. Semoga Allah Swt selalu menyertai kita semua,” ujarnya.
Hadir dalam Milad itu diantaranya Ketua PW Muhammadiyah Sulut Mashur SE, Rektor Universitas Muhammadiyah Manado, Agust A. Laya SKM MKes, Forkopimda Sulut, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sulut H.Sarbin Sehe MPd, Sekprov Sulut, Steve Kepel, para ulama, tokoh umat serta pejabat TNI Polri.(*)















