“Iya tanggal 18 Maret 2021, pasti (RUPS),” tegas Olly kepada para wartawan di Lobi Kantor Gubernur Sulut pekan lalu.
RUPS BSG akan Alot, Empat Nama Bersaing Calon Dirut
Harimanado.com.MANADO- Hawa politik tengah melanda pimpinan dan karyawan PT Bank Sulutgo (BSG)
Pasalnya tidak lama lagi para pemegang saham akan menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) dan RUPS Luar Biasa (LB)
RUPS LB digelar untuk memilih pengurus komisaris dan direksi baru.
Jika tidak meleset RUPS dan RUPSLB akan dilakukan pada Kamis (18/3) di Hotel Yamma Tomdano.
Isu beredar di internal karyawan RUPS LB akan merombak 90 persen komposisi direksi dan komisaris.
“Para calon direksi banyak yang bertarung. Kalau komisaris relatif sedikit. Yang panas persaingan di kursi dirut,. Kursi dewan direksi banyak wajah baru dari internal,”kata karyawan senior BSG saat ketemu di cofe shop Swissbel Hotel pekan lalu.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang juga pemegang saham pengendali menegaskan RUPS LB tidak akan bergeser lagi.
Olly terang terangan mengakui pada RUPS-LB akan terjadi pergantian direksi ‘Torang pe bank’.
“Ada perombakan pasti,” singkatnya.
Isu yang berhembus, untuk calon direktur utama sudah mengerucut di beberapa nama dari internal BSG.
Sosok incumbent Jefrey Dendeng masih kuat. Para pemegang saham di Gorontalo dan Bolmong raya konon lebih nyaman.
Kemudian dua direksi, Direktur Pemasaran Machmud Turuis dan Direktur Umum Revino Pepah.
Nama Turuis mulai bersinar, manakala terjadi gonjang ganjing jelang RUPS LB 2018. Internal BSG lebih berharap putra Nustra ini jadi 01 BSG.
“Pak Machmud punya nilai plus di mata pemegang saham mayoritas,”kata salah satu pimpinan cabang pembantu di Manado.
Selain internal, ada satu nama yang didorong kembali pimpin BSG. Mantan dirut BSG Jefrey Wurangian.
“Pak Jefrey Wurangian juga bagus. Kami sempat merasakan lompatan kinerja di bawah pak Jefry,”tandasnya.
Untuk jajaran direksi lain, ada beberapa nama berpeluang. Mereka pimpinan divisi. Di antaranya Joubert Dondokambey, Louisa Parengkuan, Sahrun Botutihe, Buchari Mokoagouw dan Iskandar Modjo. Ada juga nama Pegy Mekel, Rudi Ikhsan komisaris BSG sekarang.
“Mereka berpeluang dibanding lain. Selain kapasitas di BSG, mereka punya kedekatan dengan para pemegang saham di Sulut dan Gorontalo,”bebernya.
Diketahui, RUPS-LB BSG seharusnya dilaksanakan tahun lalu. Namun, hal itu tidak terjadi karena pertimbangan ada perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020.(tra)














