A-TIMES,JAKARTA- Kabinet Presiden Prabowo Subianto tak sepi sorotan publik. Seperti akhir pekan lalu Menteri Kehutanan (Menhut) sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni (RJA) dan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abduil Kadir Karding dua menteri Prabowo telah viral main domino,
Setelah heboh di media sosial, Raja yang disebut pasukan gang Solo mengklarifikasi kejadian itu. Raja Juli menjelaskan kronologi dirinya janjian bertemu dengan Menteri Abdul Karding. Sang menteri PKB meminta Raja Juli ke posko Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).
Mereka berdua berdiskusi di ruang belakang posko, sampai larut malam.
“Tidak ada tema diskusi kami menyangkut kasus pembalakan liar sama sekali. Mendekati jam 24.00 saya pamit pulang kepada beliau,” ujar Raja Juli dalam akun Instagram resminya, dikutip Minggu (7/9/2025).
Setelah pamit dari ruang belakang, Raja mengaku melihat beberapa orang sedang bermain domino. Lalu, dirinya dan Karding pun diajak main domino pula.
“Setelah dua kali putaran, saya pamit pulang kepada Mas Menteri Karding dan banyak orang yang ada di ruang tamu tersebut,” ucap Raja Juli.
Saat main Raja menyatakan tidak mengenal dua sosok yang dimaksud Azis Wellang dan Andi Rukman Nurdin Karumpa.
“Saya tidak kenal dengan dua pemain lainnya. Tidak ada juga pembicaraan soal kasus apapun pada saat itu,” tegas Raja.
Raja menyampaikan, dirinya baru tahu dari pemberitaan bahwa sosok yang bermain domino dengannya ternyata Azis Wellang.
Orang kepercayaan Ketum PSI Kaesang Pangarep itu menekankan, tidak ada sedikit pun ruang bagi pelanggar hukum di kawasan hutan.
“Setelah berita ini beredar, saya baru tahu bahwa salah seorang yang ikut main tersebut adalah Azis Wellang yang diberitakan sebagai pembalak liar,” ujar Raja Juli.
Klarifikasi juga diberikan Menteri Abdul Karding soal foto dirinya bermain domino Muhammad Aziz Wellang.
“Senin, 1 September 2025, KKSS melakukan pertemuan, silaturahmi biasa dan rutin kami lakukan. Seluruh pengurus datang saat itu, di antaranya Andi Rukma Nurdin dan Andi Bohar (Wakil Ketua Umum KKSS), Aziz Wellang (Wakil Bendahara Umum KKSS), dan lainnya,” ujar Karding dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Minggu (7/9/2025).
Karding yang juga menjabat Sekretaris Jenderal KKSS mengatakan, permainan domino budaya masyarakat Sulawesi Selatan.
Karding juga menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui secara detail latar belakang Aziz Wellang, maupun kasus hukum yang menyeret sosok tersebut.
“Namun Saya melakukan konfirmasi dan mendapat penjelasan kalau status Aziz Wellang tidak lagi berstatus tersangka pembalakan hutan,” tutur Karding.
Kasus tersebut dihentikan penyidikannya oleh Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK) pada Februari 2025. “Berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor: 13/Pid.Pra/2023/PN.Jkt.Pst dan Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan (SP3) an. Muhammad Aziz Wellang dari Direktorat Jenderal Gakkum KLHK 14 Februari 2025,” pungkasnya.(kompas)














