MAKASSAR- Ujian promosi doktor bagi Funco Tanipu di Universitas Hasanuddin begitu istimewa, Selasa (23/8). Disebut istimewa lantaran salah satu penguji eksternal Menteri Pemuda dan Olahraga Prof. (HC) Dr Zainudin Amali SE M.Si.

Kehadiran Amali membuat doktor muda di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) begitu bersemangat memaparkan disertasi promovendus yang berjudul Analisis Penyebaaan Covid-19 Dengan Pendekatan Sosio Kultural Masyarakat Gorontalo,
Setelah mendengar desertasi Dr Funco, Menpora Amali menilai disertasi tersebut menjadi sebuah rekomendasi yang tepat bagi mitigasi pandemi.
“Saya menaruh harapan pada promotor untuk ke depan dan kepada Pemerintah Pusat serta daerah khususnya Penjabat Gubernur Gorontalo agar disertasi ini dapat menjadi masukan dalam penanganan pandemi ataupun penyakit menular lainnya seperti Covid-19,” ujarnya.
Untuk menangani pandemi atau penyakit menular lainnya, dosen Fakultas Ilmu Sosial UNG menawarkan model Pandemic Governance. Yaitu menggunakan pendekatan sosio-kultural yang diterjemahkan dalam empat dimensi yaitu dimensi aktor, dimensi literasi, dimensi interaksi serta dimensi ruang.
Sidang promosi doktor tersebut dipimpin oleh Dekan FISIP UNHAS Dr. Phil. Sukri dengan Promotor Prof. Pawennari Hijang dan Co-Promotor Prof Supriadi Hamdat dan Dr. Yahya. Hadir sebagai penguji Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT, Prof. Dr. Ansar Airifin, MS. Prot. Dr. Mahmud Tang, MA dan Dr. Ridwan Mochtar Thaha, M.SC.(rep)















