MANADO- Mimpi besar tiga pemain U-16 merumput di Milan Academy tidak lama lagi terwujud.
Ini dibuktikan dengan penyerahan paspor dari orang tua tiga pemain pilihan ke tim seleksi.
Seperti diketahui sponsor tunggal tur ke Milan Italy pengusaha kenamaan Sonya Selviana Kembuan (SSK)
Penyerahan tiga paspor dari orang tua pemain dilakukan di Cafe Hotel Gran Whiz Manado, Sabtu (30/4/2022).
“Ketiga pemain yang telah serahkan paspor akan berangkat yakni Bintang Tiwa asal Kotamobagu, Farrel Wenas asal Talaud, dan Faturahman Carlos asal Manado,” ujar Mario Lamia selaku Ketua Tim Seleksi SSK U-16 Road to AC Milan
Sebelum berangkat ke Jakarta lalu ke Milan, mereka bertiga akan menjalani tes fisik intens di Manado di pertengahan Mei. Tes ini dipimpin oleh dr Joy Rattu. Selanjutnya awal Juni menuju Jakarta,” tambahnya.
Lebih lanjut kata Rattu, nama Faturahman masuk tiga besar. Sejatinya Carlos adalah pemain cadangan. Dirinya akhirnya menuju Milan menggantikan Devin Villareal Matheos yang batal berangkat.
“Menurut keterangan orang tua, karena kondisi kesehatan yang tidak baik,” kata Mario.
“Anak-anak ini nantinya akan menghadapi perbedaan yang besar, baik dari segi cuaca, makanan, budaya. Jadi anak-anak ini harus dipastikan sehat dan siap untuk menjalani proses latihan di sana,” jelasnya.
Sementara bagi Adel Satilu dan Javier Crespo jangan berkecil hati, karena bila AC Milan jadi membuka akademi sepakbola di Vietnam, maka keduanya akan dikirimkan untuk berlatih di Vietnam.
“Kita berharap Milan jadi membuka Academy Sepakbola di Vietnam, sehingga pemain cadangan dapat dikirim berlatih ke sana,” jelasnnya.
Sebelumnya, dijelaskan SSK, bahwa pemain-pemain yang terpilih sudah melewati tahap seleksi ketat selama beberapa bulan ini.
“Proses seleksi di berbagai kota dan kabupaten berjalan dengan baik. Bahkan pelatih akademi sepakbola Milan, Alberigo Evani langsung memilih pemain-pemain tersebut berdasarkan video yang dikirimkan kepadanya,” papar SSK saat didampingi mantan pengurus PSSI, Gusti Randa, beberapa waktu lalu.
Untuk diketahui, seluruh biaya mulai dari seleksi, pengurusan administrasi, transportasi, akomodasi selama di Milan dan lainnya ditanggung oleh penyelenggara dan tidak memberatkan orang tua.
Karena itu, dia berharap seleksi ini dapat membangkitkan olahraga sepak bola di Sulawesi Utara.
“Semoga ini dapat menghasilkan pesepak bola yang berbakat untuk kejayaan olahraga di Sulawesi Utara,” tandas SSK. (hm)















