BOLSEL- Musyawarah Daerah (Musda) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bolmong Selatan (Bolsel) berakhir dengan sukses Kamis (29/09) sore. Dinamika organ pemuda di Bolsel mengalir, nyaris tidak ada hujan protes.
Suasana forum Musda KNPI berlangsung penuh kekeluargaan, usai dibuka Bupati Bolsel Iskandar Kamaru SPt di Balai Pertemuan Umum Kec, Pinolosian.
Di pembukaan hadiri pula Wakapolres Bolsel Kompol Dadang Suhendra, Asisten Administrasi Umum Rikson Paputungan SPd,MPd, para pimpinan perangkat daerah, camat dan sangadi Pinolosian serta jajaran pengurus OKP/OKPI se-Kab. Bolsel dan wakil KNPI Sulut Hendra Manggopa
“Saya berharap OKP yang ada di Bolsel mampu menyatukan semua perbedaan. Terpenting, pengurus yang terpilih nanti dapat mengakomodir semua OKP dan mampu menjadi agen perubahan bagi pemuda-pemudi di Bolsel,” pintanya.
Bupati kemudian menitip harapan agar KNPI Bolsel membantu Pemerintah Daerah dalam bidang kepemudaan dan mampu memberikan sumbangan serta kontribusi pemikiran bagi pemerintah.
“Atas nama Pemerintah Daerah Bolsel saya ucapkan selamat melaksanakan Musda pertama. Selamat bermusyawarah, semoga melalui ajang ini dapat melahirkan pengurus yang berkualitas,” ucap Bupati Iskandar
Jelang pemilihan, muncul tiga nama calon. Ketiganya diusung utusan Musda. Para calon Muhammad Chandra Kamaru yang juga carateker ketua KNPI Bolsel. Eus Daud dan Harlis Monoarfa.
Jumlah anggota yang memiliki hak suara sejumlah 18 orang perwakilan OKP/OKPI yang mendapatkan mandat dari pimpinan untuk memberikan hak suara pada musda ini.
Setelah pemungutan suara terpilih Muhammad Chandra Kamaru. Adik kandung Bupati Iskandar meraih 15 suara. Disusul Eus Daud SH 2 suara dan Harlis Monoarfa 1 suara.
“Atas nama pengurus DPD Provinsi, kami mengucapkan selamat telah berhasil menggelar Musda I. Siapapun yang terpilih nanti itu adalah yang terbaik, dan diharapkan bisa merangkul semua Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) yang ada di Bolsel,” tutur Hendra Manggopa wakil ketua KNPI.(ipul)















