Harimanado.com, MANADO- Warga Kelurahan Mahawu lingkungan 3, Kecamatan Tumintimg banyak yang sudah istirahat
Maklum waktu telah masuk Jumat (31/01/2025) dini hari , sekira pukul 01.00 Wita.
Namun mereka terkejut mendengar suara ribut ribut dari arah sebuah kosan.
Warga yang terjaga berhamburan ke jalan. Mereka melihat ada seseorang berlari kesakitan. Sekitar 200 meter dari kosan warga menemukan seorang pemuda asal Kelurahan Banjer limg 7 (kampet). sedang tergeletak tak berdaya
Warga dan aparat lingkungan bergegas melarikan korban yang diketahui bernama Aryanto Supu usia hampir 30 an.
Korban yang dalam kondisi masih mabuk dibawa ke Rumah Sakit Pancaran Kasih. Di perjalanan korban sesekali berteriak kesakitan. Darah menetes dari 6 titik. Di bagian kaki, perut dan di bawah ketiak kiri.
”Saya dan warga lain membawa ke rumah sakit. Saya langsung kontak kepala lingkungan 7 dan disampaikan ke oramg tuanya,”tutur Ketua lingkungan (kalimg) 3, Mahawu Suryarto.
Anto sapaan akrab kaling yang aktif berinteraksi dengan para warga menceritakan kronologis sesuai keterangan saksi bernama Sawal.
Kata saksi seperti dikutip kaling, Awal mula korban Aryanto dan pelaku JT dan beberapa teman warga Mahawu duduk sambil miras.
Dalam kondisi sudah agak teler korban dipanggil pacarnya ke tempat kosan, tak jauh dari lokasi mereka miras.
Selang beberapa menit, JT dan Syawal melihat pacar korban keluar terburu buru.
Dalam benak mereka berdua, ada yang tidak wajar . Mereka pun penasaran ingin memastikan keadaan korban. Tiba di kamar kosan, korban sudah tidur. Pelaku dan temannya inisiatif bangunkan korban karena tubuhnya sudah basah dengan air.
Korban terbangun dari tidur . Antara sadar dan mabuk, korban menanyakan uang miliknya.
”Persoalan sepele. Pelaku dan saksi tersinggung korban tuduuh keduanya pencuri duit korban. Mereka tetap membantah bukan pelakunya. Tapi akibat pengaruh miras mereka tidak bisa kontrol. Dari situlah pelaku emosi langsung menancapkan pisaunya berkali kali, yang coba dicegat saksi,”ucap kaling Anto.
Korban alami luka cukup serius di kaki dan di bawah ketiak sebelah kiri.
”Pelaku malam itu melarikan diri,”katanya.
Keluarga korban keberatan langsung lapor ke Polresta Manado.
Pagi harinya saksi Sawal ditahan polisi untuk diminta keterangan.(sal).















