Usai Dapat Wejangan Danlanudsri, Para Penerjun Acar HUT 64 Kodam Sukses Mendarat

Para penerjun bebas di HUT ke 64 Kodam XIII Merdeka di lapangan Rindam Tomohon pekan lalu

TOMOHON – Atraksi para penerjun payung di HUT ke 64 Kodam XIII Merdeka sukses memukau para peserta upacara dan warga Tomohon pada Kamis (16/6/2022)

Salah satu kunci keberhasilan lantaran dukungan PenLanudSRI, Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi
Dengan pesawat C130 Hercules dari Skadron Udara 32 Lanud Abd Rahman Saleh diawaki Mayor Penerbang Ebor, para awak C130 A1316 Hercules sukses mengeluarkan dari perut 16 Peterjun Free Fall menuju Drop Zone atau sasaran dengan ketinggian 8500 feet dan kembali ke Lanud Sam Ratulangi Manado.

Bacaan Lainnya

Komandan Lanud Sam Ratulangi Marsma TNI M. Satriyo Utomo, S.H sosok penentu pesawat Hercules bisa memuluskan penerjunan  Sebab itu, diperlukan sikap kehati-hatian dalam hal ini.

“Koordinasi intens harus dilakukan antara tim peterjun, crew pilot, maupun dengan Koordinator Demo Udara. Tidak ada keraguan, tidak ada kira-kira. Di Angkatan Udara yang ada eksakta. Pasti!,” tegas Marsma TNI M. Satriyo Utomo, S.H.

Perencanaan harus matang. Planning adalah 90% keberhasilan!.” Pesan Danlanud Sri kepada semua pendukung demo udara. Enam Belas Peterjun ini bersumber dari FASI Sulut, Kopassus, Kostrad dan Kodam 13/ Merdeka.

Sebanyak lima peterjun FASI Sulut, tiga diantaranya wanita. Mereka melaksanakan Free Fall dan mendarat aman di Lapangan Rindam XIII/ Merdeka.

Warna-warni payung atlet Free Fall menghiasi langit Kota Tomohon pagi ini. Beberapa Peterjun merentangkan bendera. Yakni, bendera Merah Putih, bendera Provinsi Sulut, bendera Provinsi Sulteng, bendera Provinsi Gorontalo serta bendera Kodam 13/ Merdeka.

Atlet Peterjun Wanita asal Sulut Pingkan Mandagi Atlit peraih Perak Pon XX Papua 2021, dan Liven Tuegeh, Fasida Sulut Atlit Pon XX Papua 2021 serta Chintia Doodoh, Fasida Sulut Atlit Pon XX Papua 2021. Srikandi2 yang turut memeriahkan ulang tahun Kodam 13/ Merdeka di tahun 2022.

Sementara itu, Tim Paralayang yang telah mendaki Gunung Lokon sejak semalam, dibatalkan melakukan lompatan disebabkan cuaca yang tidak memungkinkan untuk dilaksanakannya penerjunan dari puncak Gunung Lokon.

Kali ini, bertindak selaku Koordinator Demo Udara adalah Kadispotdirga lanud Sam Ratulangi Kolonel Pasukan Paulus Purwadi. (cindy)

Pos terkait