MANADO- Pleno penetapan enam calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulut periode 2022-2027 berlangsung alot. Lima tim seleksi (Timsel) yang diketuai Prof Dr Zetly Tamod harus berdebat panjang sehari penuh.
Namun akhirnya, info orang dalam Bawaslu para timsel kompromi. Dari 12 calon yang lolos tahap tes kesehatan dan wawancara, enam nama disepakati untuk masuk ke babak final di Bawaslu RI.
“Saat penetapan enam nama, masing masing timsel mengutarakan penilaian kemampuan peserta. Ada beberapa calon yang lolos enam besar, akhirnya disepakati dengan kompromi. Begitu yang kami dengar,”beber sumber.
Akhirnya rapat pleno timsel yang berlangsung sampai tadi malam, memutuskan enam nama. Pengumuman resmi telah dirilis di situs Bawaslu Sulut nomor 31 yaitu Dr Ardiles Mewoh, Donny Rumagit, Pangkerego, Rijal Abdul H Soeratinojo, Stevanus Kauro dan Zulkifly Densi.
Sumber menambahkan, saat awal pleno, beberapa timsel berdebat untuk pertahankan jagoan masing masing. Yang mulus sejak awal dan tidak dipolemikkan Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh. Pasalnya Ardiles sejak test CAT sampai wawancara poinnya paling di atas. Malah CAT paling tinggi di angka 70 an.
“Hanya pak Ardiles yang mulus dari awal. Karena nilainya paling tinggi dari semua tahapan,” kata sumber.(*)















