MANADO– Keinginan PT PLN Suluttenggo menopang program Pemerintah Sulut tidak selalu mulus. Ada saja Kendala non teknis di lapangan.
Salah satu contoh pembangunan jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV jalur Likupang-Paniki.
Tantangan ini telah disampaikan PLN Suluttenggo ke Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw baru baru ini.
“PLN menyampaikan beberapa kendala terkait pembangunan proyek tersebut, salah satunya kendalanya ada penolakan dari masyarakat,”kata Kandouw saat PLN Suluttenggo audiens.
Aspirasi PLN Sulutenggo telah direspon. Gubernur Sulut Olly Dondokambey telah meminta untuk lanjutkan. Olly sangat konsen pada kesuksesan proyek ini.
“Kami selaku pemerintah Provinsi Sulut mendukung penuh supaya Likupang-Paniki ini bisa beroperasi di November 2022 agar DPSP makin cepat direalisasikan,”jelasnya.
Sembari mendorong PLN lanjutkan proyek SUTT, Pemprov Sulut tetap berpegangan pada ketentuan regulasi yang ada. Pemprov Sulut mendukung penuh selama itu berjalan sesuai proses ketentuan dan koridor hukum yang berlaku.
“Pihak PLN laporkan progres pembangunan sudah di angka 58-60 persen. Masih ada waktu 4 bulan dan kami yakin bisa selesai di akhir tahun ini. Selama kendala-kendala ini bisa terselesaikan dan juga didukung dari Forkopimda Kabupaten dan provinsi,”katanya.(*)















