1 November BSI Tuntas Terintegrasi, Aset Area Manado Tumbuh 14 Persen

MANADO–  Senin 1 November 2021 adalah hari bersejarah untuk Bank Syariah Indonesia (BSI). Tepat di tanggal itu, BSI  resmi menjadi wadah utuh dari tiga bank syariah di Indonesia.

Syukuran itu ditandai dengan pemotongan 1300 tumpeng di seluruh area dan cabang di Indonesia. Acara syukuran dipimpin Dirut PT BSI Hery Gunadi.

Bacaan Lainnya

“Pemotongan tumpeng pecahkan rekor MURI, yang dilakukan secara zoom. Pak dirut juga ucapkan terima kasih kepada semua yang turut mendukung pertumbuhan BSI,”kata Manager Area BSI Manado Ari Suharso usai syukuran di kantor Cabang BSI Manado, Senin (1/11).

Sebelumnya di Februari 2021, Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah dan BRI Syariah dimerger menjadi satu dengan nama Bank Syariah Indonesia.

“Pada 1 November semua sistem telah jadi satu. Baik layanan, kode bank sudah 451 dan telah resmi terpisah dari induk masing masing. Artinya sistem di BSI benar-benar telah terintegrasi,”kata Manager Area BSI Manado Ari Suharso kepada sejumlah media di kantor BSI Manado.

Pasca penyatuan, kata kacab, BSI Manado membawahi 19 cabang di 5 provinsi. Mulai Manado, Maluku Utara, Maluku, Papua dan Papua Barat. Merger ini makin memperkuat kinerja BSI dan menambah keuntungan lebih besar.

“ Sekarang kita punya jaringan lebih luas. Struktur lebih lengkap. Produk bertambah dan lebih beragam,”kata manager yang ditemani bankir senior Rosnita Masloman dan Lukman Mariajang.

Khusus area Manado kinerja BSI melejit pasca merger 1 Februari 2021. Angka kenaikan aset tumbuh 14.3 persen, kemudian pendanaan dan pembiayaan bertambah 12 persenan. Jumlah nasabah mencapai 20.000 an.

Produk baik simpanan dan pembiayaan makin lengkap. Produk lama tiga bank syariah makin menguatkan pelayanan BSI. Seperti produk kredit perumahan, KUR, mikro, gadai dan mitra guna serta pembiayan haji. Bahkan BSI ketamnbahan produk baru yaitu Mitra Guna Online. Produk ini salah satu inovasi ketika covid 19. Angkanya juga tidak besar, berkisar Rp50 juta – Rp100 juta.

“Pembiayaan yang dilayani secara online.Debitor yang dilayani harus pegawai tetap. Bailk ASN, karyawan BUMN atau swasta yang bonafide. Dengan catatan gaji mereka dialihkan ke BSI,”katanya.

Seperti diketahui pasca merger, posisi aset BSI sampai September 2021 meningkat menjadi Rp257 triliun, kalau sebelumnya masing-masing Rp140 an T.

Manager Area BSI Manado Ari Suharso dan nasabah di kantor cabang BSI Manado, Senin (1/11)

“Aset tumbuh 10.12 persen sejak 1 Februari 2021. Pendanaan tumbuh  9,7 persen dan pembiayaan 7,6 persen. Cost of Fund 1,9 persen lebih murah,”katanya.

Selain itu, per 1 November BSI satu satunya memiliki cabang di luar negeri di Dubai.

“Sesuai target Meneg BUMN Erick Tohir BSI harus masuk 10 besar bank Islam sedunia,” ujarnya.(cw01)

 

Pos terkait