7 Orang Positif Covid, Kantor DPRD Provinsi Sulut Ditutup

Harimanado.com – Akses masuk Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dibatasi. Bagi siapa saja yang akan melakukan aktivitas di dalam gedung rakyat, harus menyertakan hasil rapid test antigen.

Jika tidak, makan dilayani rapid tes antigen gratis oleh Sekretariat DPRD. Hal itu telah dilakukan beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Alhasil, tujuh orang terkonfirmasi positif di lingkup Sekretariat DPRD Sulut. Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu mengakui hal itu. Tujuh orang yang positif Covid-19 tersebut sesuai hasil swab polymerase chain reaction (PCR) dan rapid test antigen yang dilaksanakan pada 11-14 Januari 2021.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan ada lima orang yang positif Covid-19 berdasarkan hasil test swab PCR dan dua orang positif hasil rapid test antigen,” kata Glady.

Tujuh orang yang positif Covid-19 itu yakni pejabat, pegawai dan tenaga harian lepas (THL) di kantor DPRD Sulut.

Akan hal itu, Kantor DPRD Sulut kembali menerapkan work from home ( WFH).

Kebijakan WFH tersebut berlaku mulai 15-22 Januari 2021, melalui surat edaran Sekretariat DPRD Sulut nomor 800/ST.DPRD/028/2021.

“Tidak ada aktivitas fisik di kantor DPRD. Hal ini sesuai petunjuk pimpinan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan kantor DPRD Sulut,” ujar Glady.

Aktivitas dan kegiatan pelayanan di kantor DPRD Sulut akan dilaksanakan kembali mulai tanggal 25 Januari 2021. Tahun lalu juga DPRD Sulut menerapkan WFH karena ada sembilan pegawainnya yang positif Covid-19.

Berkaitan dengan itu, Ketua DPRD Sulut dr Fransiskus Andi Silangen mengatakan, tanpa bermaksud mengabaikan kepentigan masyarakat, maka untuk sementara waktu pelayanan tamu dan kunjungan kerja dibatasi mulai Pukul 09.00 pagi sampai 14.00 setiap hari kerja setelah sebelumnya menunjukkan hasil rapid antigen atau lakukan rapid secara gratis di DPRD.

“Disamping itu sebagai komintmen gubernur, maka kegiatan perjalanan dinas keluar atau dalam daerah akan sangat efektif dan selektif dengan melihat urgensi dan substansi perjalanan dimaksud dan lakukan rapat secara fisik dan virtual. Semua ini merupakan bagian upaya dalam pencegahan covid. Sambil terus berdoa,” ungkap Silangen. (An1)

Pos terkait