Curiga Suksesi Rektor Unsrat Tak Fair, Mendiktisaintek Copot Rektor Sompie, Ini Profil Plt Rektor

Harimanado,Manado- Suksesi rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) terendus kurang fair.

Mendiktisainstek Prof Dr Bryan Julianto terpaksa menempuh langkah darurat.

Bacaan Lainnya

Supaya berjalan netral, tidak ada intervensi, Mendiktisaintek mencopot jabatan Rektor Unsrat Prof Dr Oktovian Berty Sompie MEng.

Untuk sementara jabatan rektor Unsrat ditakeover kementerian dengan menunjuk Plt Rektor Unsrat ke Prof Dr Ir Jamaludin Jompa MSc.

Prof Jamaluddin Jompa tidak lain Rektor Universitas Hasanuddin Makassar Sulsel.

Informasi dari pejabat rektor Unsrat keputusan Mendiktisaintek  didukung civtas akademka Unsrat.

Penunjukkan Plt rektor dari Unhas akan menjaga suasana pemilihan rektor periode 2026-2030 berjalan fair.

“Siapa pun yang ditunjuk Plt rektor Unsrat kami harap bisa netral. Makin lebih baik yang ditunjuk Plt bukan bagian dari Unsrat,”ujar salah satu profesor di Fakultas Teknik Unsrat yang enggan disebut identitasnya.

Seperti diketahui Prof Dr Sompie ingin lanjutkan dua periode sebagai rektor Unsrat. Olehnya Kemendiktisainatek harus mengganti posisi on rektor incumbent.

Humas Unhas Ishaq Rahman saat dikonfirmasi oleh salah satu mediaonline nasional melalui sambungan Whatsapp mengakui kevalidan informasi tersebut.

“Benar Prof Jamaluddin Jompa jadi Plt Rektor Unsrat,” jawabnya, Selasa (4/8/2026) malam pukul 21.20 WITA.

SK Plt Rektor Unsrat diserahkan ke Prof Jamaluddin pada Selasa (4/8/2026) sore.

Ishak Rahman menyebutkan penunjukan Prof Jamaluddin Jompa selaku Plt Rektor Unsrat Manado berdasarkan Surat Perintah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 18922/M/KPT.KP/2026 bertanggal 4 Agustus 2026

“Prof Jamaluddin Jompa ditugaskan untuk bertindak sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Sam Ratulangi sampai dengan dilantiknya rektor definitif,” jelasnya.
Jejak Karier Prof Jamaluddin Jompa

Jamaluddin Jompa lahir di Takalar pada 8 Maret 1967. Masa kecil Prof JJ dipenuhi dengan kerja keras dan kesederhanaan.

Sebagai anak dari seorang prajurit Kodim yang kerap berpindah tugas, ia menghabiskan masa sekolah dasarnya di Bulukumba hingga Pinrang, Sulawesi Selatan.

Semasa remaja, Jamal kecil terbiasa membagi waktunya antara membantu orangtua di sawah dan belajar.

Gigihnya perjuangan belajar di sela-sela menggarap sawah membuahkan hasil manis: ia tak hanya lulus SMA dengan nilai terbaik, tetapi juga berhasil menembus Jurusan Perikanan Unhas pada tahun 1985 dan menyelesaikannya pada 1989.

Prof JJ kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjananya di McMaster University, Kanada (MSc, 1996) pada bidang Coral Reef Assessment and Monitoring.(tm/ham)

Pos terkait