Di HUT Bitung Fatoni Launching Gerakan Sulut Bermasker

Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni yang mengenakan pakaian adat Sulut saat menghadiri HUT Kota Bitung.

Harimanado.com MANADO–Pencanangan Gerakan Sulut Bermasker dilakukan Pjs Gubernur Fatoni saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Bitung sehubungan memperingati HUT ke-30 Kota Bitung di Gedung DPRD Bitung, Sabtu (10/10) pekan lalu.

Kesempatan itu, Fatoni menyerahkan masker secara simbolis kepada pimpinan dewan, Pjs Walikota Bitung Edison Humiang dan Forkopimda Bitung sebagai tanda diresmikannya Gerakan Sulut Bermasker.

Bacaan Lainnya

“Mari kita budayakan bermasker karena dengan bermasker, kita bisa mencegah penularan Covid-19,” kata Fatoni.Sebelumnya, dalam rapat paripurna, Fatoni saat menyampaikan kegembiraannya karena bisa ikut menjadi bagian bersama masyarakat Bitung di perayaan HUT ke-30 kota yang terkenal dengan produksi ikan cakalangnya sehingga mendapat julukan sebagai Kota Cakalang ini.

“Untuk itu kepada segenap pimpinan dan anggota DPRD kepada pemerintah daerah dan seluruh masyarakat perkenankan saya menyampaikan selamat memperingati dan merayakan hari ulang tahun yang ke-30 Kota Bitung,” ujar Fatoni.

Fatoni berpesan bahwa potensi dan kekuatan dan sinergitas yang dikelola selama ini untuk memajukan kota Bitung dapat terus dipertahankan.“Potensi kekuatan dan sinergi yang sama perlu terus kita berdayakan untuk sama-sama keluar dari situasi yang sulit ini,” bebernya sembari menambahkan diperlukan tekad, komitmen sikap dan terus berjuang bersama, bergotong royong, bersatu padu memberikan kerja dan karya terbaik demi kemajuan daerah.

Dirinya juga menyakini dengan ditetapkannya Bitung sebagai salah satu daerah dengan proyek strategis nasional seperti jalan tol Manado-Bitung, International Hub Port serta Kawasan Ekonomi Khusus Industri (KEK) memberikan nilai lebih bagi Kota Bitung.“Saya yakin dalam beberapa tahun kedepan kota Bitung dapat menjadi central baru lalu lintas perdagangan dan logistik untuk kawasan utara Sulawesi dan timur Indonesia dengan rute dari dan atau ke Asia Pasifik,” imbuhnya.

Fatoni menerangkan proyek-proyek tersebut menjadi sangat vital dengan ditetapkannya Sulut sebagai kawasan pariwisata super prioritas yaitu KEK Pariwisata Likupang.
“Dengan demikian bitung diharapkan dapat menjadi core pendukung melalui triangle Malibu (Manado-Likupang-Bitung),” tukasnya.

Kesempatan itu juga Fatoni mengajak kepada semua lapisan masyarakat dan unsur aparat untuk bersama-sama mendukung dan memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan sebagai mana mestinya, terutama terkait dengan Pilkada dan penanganan Covid-19.

“Pilkada pada tanggal 9 Desember nanti harus diselenggarakan dengan protokol kesehatan yang ketat, sambil tetap menjaga kualitas dan kedewasaan berdemokrasi serta persatuan dan kesatuan harus tetap di jaga selama tahapan pilkada berlangsung,” terangnya.

Ia juga menegaskan upaya memutus mata rantai penularan Covid-19 merupakan tugas bersama dengan mematuhi protokol 4M.“Maka dari itu mari kita yang ada di sini bersama-sama dan mengajak kepada seluruh masyarakat juga untuk bisa menerapkan 4M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dalam pencegahan penularan Covid-19,” ajaknya.

Diketahui, selain menghadiri rapat paripurna HUT ke-30 Kota Bitung, Fatoni mengikuti rangkaian agenda lainnya yaitu melakukan tatap muka dengan para Kepala Perangkat Daerah dan Camat di BPU Kantor Walikota Bitung.

Selanjutnya, Fatoni mengikuti sailing pass start di Dermaga KPLP Bitung dan finish di Pelabuhan Samudera Bitung serta meninjau Pelabuhan Samudera Bitung, Pelabuhan Peti Kemas Bitung-KEK Bitung.
Hadir juga dalam rangkaian kegiatan tersebut, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen dan para pejabat di lingkup Pemprov Sulut dan Pemkot Bitung.(tra)

Pos terkait