Harimanado.com,MANADO— Investasi di sektor kesehatan dibuka lebar di Sulut. Baik itu farmasi, apotek, klinik hingga rumah sakit.
Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw begitu bersemangat mengundang investor dalam negeri membangun fasilitas kesehatan seperti rumah sakit.
“Pemprov welcome dan silahkan langsung bangun Amdal, IMB bisa menyusul. Itu sudah jadi kebijakan pak gubernur,” kata Kandou saat membuka
Indonesia Medical Expo dan Health Tourism 2023, di Manado Town Square 3, Jumat(3/8/2023).
Kegiatan itu dihadiri mantan menteri Kesehatan RI Prof dr Terawan Agus Putranto, Dirjen Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI Dr dr Maxi Rein Rondonuwu DHSM dan Ketua Persi Sulut Dr dr Jimmy Panelewen yang juga dirut RSUP prof Kandou.
Wagub Kandouw mengatakan, iven yang memadukan kesehatan dan partiwisata bisa terlaksana berkat Tuhan.
“ni sudah menjadi kewajiban pemerintah meningkatkan indeks pembangunan manusia yang indikator angka harapan hidup. Karena itu pelayanan kesehatan harus ditingkatkan,” jelasnya.
Wagub menyebutkan di Provinsi Sulut Kota Tomohon angka harapan hidup paling tinggi se-Indonesia.
“Ini menjadi impian, ikhtiar dan target kita pelayanan kesehatan harus ditingkatkan.
Pelayanan kesehatan mempunyai efek luar biasa dalam kehidupan. Bahkan di ekonomi, seperti medical tourism dan wellness tourism,” kata Wagub. Mantan ketua Deprov Sulut ini mengungkapkan
Sulut memiliki penduduk 2,7 juta jiwa. Hanya satu persen dari penduduk Indonesia 270 juta jiwa.
“Sulut diberkati Tuhan walaupun kecil di ujung utara tetapi menjadi tujuan daerah lain baik dari Maluku, Papua, Gorontalo, Kalimantan untuk berwisata dan berinvestasi.
“Kita harus saling mendukung. Terima kasih kepada Prof Terawan yang datang di Sulut. Semua harus memiliki mindset seperti Prof Terawan harus ada inovasi karena kompetisinya sudah lebih ketat,” kata Wagub.(lip)















