Head to Head Prabowo Presiden, Kuasai Jatim. Jabar dan Banten, Ganjar Jateng-DKI

JAKARTA- Tingkat elektabilitas calon presiden Prabowo Subianto berbanding terbalik dengan Ganjar Pranowo.

Survei yang dilakukan LSI Denny JA sebagai alat ukurnya.

Bacaan Lainnya

Kata penelitisi LSI, di Juli 2023 atau jelang 200 hari pencoblosan Pemilu Presiden,  Prabowo Subianto unggul sementara.

Selisih jarak antara Prabowo Subianto dan saingan terdekatnya Ganjar Pranowo melebar dalam simulasi 𝘏𝘦𝘢𝘥-𝘵𝘰-𝘏𝘦𝘢𝘥 hanya dua tokoh saja.

“Mengapa hanya mengeksplor dua capres saja? Ini hanya simulasi jika ternyata pada akhirnya hanya maju dua capres saja, atau jika maju tiga capres, di putaran kedua berhadapan Prabowo versus Ganjar,”kata Denny JA

Riset terbaru LSI Denny JA. LSI Denny JA melakukan survei tatap muka (𝘧𝘢𝘤𝘦-𝘵𝘰-𝘧𝘢𝘤𝘦 𝘪𝘯𝘵𝘦𝘳𝘷𝘪𝘦𝘸) dengan menggunakan kuesioner kepada 1.200 responden di seluruh Indonesia. Dengan, 𝘮𝘢𝘳𝘨𝘪𝘯 𝘰𝘧 𝘦𝘳𝘳𝘰𝘳 survei ini sebesar 2.9%.

Jika head to head jarak elektabilitas Prabowo Subianto vs Ganjar Pranowo mencapai double digit (10.4%). Elektabilitas Prabowo sebesar 52%. Elektabilitas Ganjar sebesar 41.6%.

Dari tracking survei tahun 2023 bulan Januari, Mei, Juni, Juli bisa terlihat tren elektabilitas Capres. Prabowo menanjak. Sedangkan elektabilitas Ganjar turun-naik.

Bulan Januari 2023, elektabilitas Prabowo 38.5%. Bulan Mei naik menjadi 44.5%. Bulan Juni naik kembali menjadi 50.4%, dan Bulan Juli juga naik menjadi 52%.

Elektabilitas Ganjar pada bulan Januari 2023 sebesar 43.1%. Bulan Mei turun menjadi 38.1%. Bulan Juni berhasil 𝘳𝘦𝘣𝘰𝘶𝘯𝘥 menjadi 43.2%. Akan tetapi bulan Juli turun menjadi 41.6%.

Prabowo unggul di semua pemilih partai kecuali di pemilih PDIP.

Prabowo unggul di pemilih Gerindra yang tertinggi sebesar 93.3%.

Di pemilih PDIP, Ganjar yang unggul.  Dukungan terhadap Ganjar di pemilih PDIP sebesar 81%.

Dari sisi penganut agama, Prabowo unggul di pemilih Islam. Dukungan pemilih Islam  terhadap Prabowo sebesar 54.7%. Dukungan pemilih Islam terhadap Ganjar sebesar 38.9%.

Di penganut agama non-Islam, Ganjar unggul atas Prabowo. Dukungan non-Islam terhadap Ganjar sebesar 62.6%. Dukungan non-Islam terhadap Prabowo sebesar 30.9%.

Untuk pemilih penganut non-Islam, Prabowo tertinggal cukup jauh, di atas 30 persen. Ini jarak elektabilitas yang sangat signifikan.

Dari sisi gender, Prabowo unggul di pemilih laki-laki maupun perempuan. Di pemilih laki-laki, dukungan terhadap Prabowo sebesar 53.0%. Dukungan terhadap Ganjar sebesar 41.7%.

Di Pemilih perempuan dukungan terhadap Prabowo sebesar 51.1%, Dukungan terhadap Ganjar 41.5%.

Dari lima provinsi terbesar, Prabowo unggul di tiga provinsi yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, dan Banten.

Dukungan terhadap Prabowo di Jawa Barat 65.7%. Dukungan terhadap Prabowo di Jawa Timur sebesar 44.4%. Dukungan terhadap Prabowo di Banten sebesar 60.0%.

Ganjar unggul di dua provinsi yaitu Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Basis dukungan Ganjar berada di Jawa Tengah dengan dukungan sebesar 65.9%. Dukungan terhadap Ganjar di DKI sebesar 39.8%.(liputan5/Kompas/cnn)

 

 

Pos terkait